Abraham Samad Ingatkan Ketua KPK yang Progresif Bakal Dihabisi

f
Abraham Samad, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi non-aktif

KABARHUKUM-Jakarta | Abraham Samad, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi non-aktif  berharap pemimpin KPK yang terpilih untuk periode berikutnya adalah figur-figur yang berani dan tegar dalam melakukan tugasnya, minimal seperti periode ke tiga.

Demikian disampaikan  Samad kepada media di Mabes Polri usai diperiksa untuk ketiga kalinya pada Kamis 2 Juli 2015.

“Selain itu, calon pemimpin KPK juga harus orang yang progresif,” ujar Samad.

Tapi, Samad mengingatkan,  kalau orang yang progresif itu, pasti akan dihabisi.

“Orang progresif itu bagus dalam memimpin. Saking bagusnya, banyak orang akan mencoba menumbangkan,” tegasnya.

Seperti diketahui, periode ketiga kepemimpinan Komisi Antikorupsi adalah periode 2011-2015 yang saat ini tengah berjalan. Pada periode ketiga kepemimpinan KPK, selain Samad, Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto juga ditetapkan sebagai tersangka oleh Badan Reserse Kriminal Mabes Polri. Dia dituduh mengarahkan saksi untuk memberikan keterangan palsu pada sidang sengketa pemilihan kepala daerah Kota Waringin Barat di Mahkamah Konstitusi, 2010 lalu.

Samad sendiri terjerat kasus dugaan pemalsuan dokumen administrasi kependudukan di kantor Kecamatan Panakkukang, Makassar.

“Saya sendiri memang tidak mau menjadi pemimpin yang biasa saja,” katanya. “Kalau mau jadi pemimpin yang santai, tidur saja di rumah.”

Saat ini pemilihan Pimpinan KPK yang baru sedang berlangsung. Panitia Seleksi Pimpinan KPK membuka pendaftaran para kandidat calon pimpinan KPK hingga 3 Juli esok. Hingga 1 Juli 2014, ada 523 orang calon pimpinan KPK yang telah mendaftar.

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda