Djohar Arifin Dilarang ‘Pegang Bola’ Seumur Hidup

Djohar Dipecat KABARHUKUM-Jakarta | Mantan ketua umum PSSI, Djohar Arifin Husin dilarang melakukan kegiatan sepak bola seumur hidupnya di lingkungan PSSI, AFC, dan FIFA sesuai surat keputusan Komite Etik nomor 001/KEP/KE/PSSI/VII-15. Ia juga mendapatkan sanksi pemberhentian dengan tidak hormat sebagai anggota Dewan Kehormatan PSSI.

Sanksi ini diputuskan oleh Komite Etik PSSI pada sidang kedua di kantor PSSI Pusat. Komite Etik menilai Djohar telah mencederai prinsip-prinsip Kode Etik PSSI.

“Kami lihat bukti-bukti pelanggaran yang dilakukan Djohar selama dua jam, berdasarkan fakta-fakta tersebut telah menjadi kesimpulan dan keputusan komite etik. Keputusan ini juga disampaikan kepada ketum PSSI, Waketum PSSI, sekjen, dan anggota Exco,” ujar ketua Komite Etik PSSI, TM Nurlif.

Johar yang pernah menjabat sebagai Ketum PSSI Periode 2011-2015, dinilai telah melakukan pelanggaran karena memenuhi undangan Menpora, Imam Nahrawi, 23 Juni lalu, di Kantor Kemenpora tanpa berkomunikasi dahulu dengan PSSI. Djohar juga dipermasalahkan karena berkirim surat ke FIFA pada, 8 Mei 2015. Hukuman ini diberlakukan sejak 8 Juli 2015 dan tetap masih ada waktu 14 hari bagi Djohar Arifin untuk melakukan banding. Namun seperti sidang pertama, Djohar juga absen dalam sidang keputusan terhadap nasib dirinya di dunia olahraga tersebut. (*)

 

—————–
Editor: Ki Andang

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda