PLN Belum Jamin Sumut Bebas Pemadaman

KABARHUKUM-Medan | Masyarakat Sumut kian resah akibat ulah PLN yang sering memadamkan arus listrik secara tiba-tiba, bahkan di waktu orang sangat membutuhkan suplay listrik.

Demo di PLN SUmut
Demo di PLN SUmut

Meski demikian, pihak PLN kini belum berani menjamin Sumut bebas dari pemadaman. Hal tersebut diungkap oleh Direktur Utama PT PLN Persero, Nasri Sebayang saat konferensi pera di Ruang Melati, lantai 8 Kantor Gubernur Sumut, dan disaksikan langsung Wakil Gubernur Sumut, Rabu (8/7/2015).

Nasri mengatakan, daya beban puncak listrik di Sumut saat ini sudah mencapai 1.860 Megawatt. Menurutnya, jumlah listrik tersebut saat ini sudah dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Sumut. Namun, jika cuaca sedang tidak baik seperti hujan deras yang mengakibatkan pohon tumbang maupun cuaca panas dalam durasi panjang, maka pihaknya terpaksa memadamkan aliran listrik untuk pemeliharaan.

Sebabnya, sambung Nasri, agar Sumut terbebas dari pemadaman, maka pembangkit yang ada saat ini harus memiliki cadangan daya listrik minimal 30% dari total kebutuhan listrik. Dan menurutnya pembangkit listrik milik PLN hanya memiliki cadangan sebanyak 6%.

“Daya beban puncak kita saat ini sebesar 1860 watt, di mana besaran tersebut cukup untuk seluruh masyarakat. Namun demikian, jika Sumut ingin bebas dari pemadaman, setidaknya dari pembangkit yang ada harus memiliki cadangan daya minimal 30%,” jelasnya.

Sementara itu, Wagubsu, Tengku Erry Nurady mengatakan, agar pemadaman bergilir yang terjadi di Sumut tidak terjadi lagi, maka ia berharap kepada PLN untuk segera menyelesaikan pembangunan pembangkit listrik, seperti PLTU Pangkalan Susu 3 dan 4, serta Pembangunan Pembangkit Asahan 3.

“Saya harap PLN bisa segera menyelesaikan proyeknya juga, agar Sumut ini bisa bebas dari pemadaman listrik,” pungkasnya.  (*)

————————————
Laporan: Dhabit Barkah Siregar

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda