H-7 Idul Fitri, Gatot Sidak Terminal Amplas

KABARHUKUM-Medan | Gubernur Sumatera Utara Gatot Pudjonugroho sidak di Terminal Amplas, di Jalan Panglima Denai, Medan, Jumat (10/7/2015). Pada kegiatan tersebut turut hadir Kepala Dinas Perhubungan Sumut Anthony Siahaan, Kepala Dinas Perhubungan Medan Renward Parapat dan Kepala Dinas Kesehatan Sumut DR Suryantini MKes.

Gubsu Gatot PN menaiki bus di Terminal Amplas. (Foto: Dhabit Barkah Siregar)
Gubsu Gatot PN menaiki bus di Terminal Amplas. (Foto: Dhabit Barkah Siregar)

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memantau kesiapan menjelang hari raya idul fitri, serta mengecek kelayakan sarana transportasi mudik. Dalam kegiatan tersebut, Gatot melakukan uji kelayakan kendaraan seperti memeriksa kelengkapan surat, juga fisik kendaraan, dan terkahir uji laju kendaraan (test drive). Bila kendaraan memenuhi syarat, bus akan ditempelkan stiker dari Dinas Perhubungan bertuliskan “Angkutan Lebaran Tahun 2015/1436 H’ sebagai tanda lulus uji.

Gatot memastikan kesiapan mudik, baik dari pengemudi/supir maupun kelayakan kendaraan. “Melakukan pengecekan kesiapan arus transportasi mudik lebaran. Yang kita cek dari sisi kepolisian. Kesiapan pengemudi terkait dengan berbagai hal seperti SIMnya, kemudian STNKnya. Kemudian dari Dinas Perhubungan tentang fisik kendaraannya, remnya, bannya, lampunya. Kemudian dari BNN terkait dengan kondisi kesehatannya, seperti tekanan darahnya seperti apa, asam uratnya seperti apa, dan kolesterolnya seperti apa, lalu kemudian adakah seseorang (supir) itu menggunakan narkoba atau tidak. Sampai hari ini, sampai detik ini alhamdulillah semuanya mantap, dan kemudian dari sisi pelaksanaan berjalan mantap,” tuturnya.

Kepala Dinas Perhubugan Medan Renward Parapat mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah guna melihat kesiapan menjelang lebaran/Idul Fitri. Baik dari kesiapan instansi terkait, maupun dari kesiapan pengemudi, dan kendaraan yang akan dipakai sebagai transportasi mudik.

“Sebenarnya sidak ini ‘kan kegiatan rutin. Jadi H-7 (Idul Fitri) itu ada posko, kalau posko itu ada lengkap pemeriksaan di sini (Terminal Amplas). Kemudian dari Jasa Raharja ada pemeriksaan, dari (Dinas) Kesehatan provinsi/kota. Jadi Pak gubernur mau melihat kesiapan itu. Dia (Gatot) mau langsung melihat. Jadi makannya datang beliau ke sini hari ini, Jadi tujuannya adalah melihat kesiapan itu (angkutan lebaran),” sebut Renward.

gubsu2Sambungnya, Renward menjelaskan, bahwa selain uji kelayakan (fisik) kendaraan, juga dilakukan uji kesehatan calon pengemudi. Hal tersebut dia anggap sebagai salah satu metode aman, guna mengurangi terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Di sini ‘kan kita ambil sampel. Terus nanti setelah pulang pak Gubernur nanti rutin akan dilaksanakan juga ini, sampai tanggal 15. Tapi nanti kalau posko kesehatan itu tetap ada, Cuma kalau pemeriksaan urin itu diambil sampel,” katanya.

Kepala Dinas Perhubunga Provsu Anthony Siahaan mengakui, pemudik dengan kendaraan roda dua di tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya. “Semakin banyak. Tentunya kita harapkan kalau untuk jarak jauh jangan menggunakan sepeda motor. Kalau kenaikan ada sekitar 7% lebih,” ungkapnya.

Tambahnya, pihaknya mengakui bila arus mudik tahun ini akan mengalami kemacetan yang cukup parah dibeberapa ruas dan titik di jalur lintas utara. Untuk itu, pihaknya akan melakukan rekayasa arus lalu lintas dengan memasang Variable Messages System (VMS) sebagai alat pengirim signal ke posko-posko (mudik) di daerah. VMS tersbut berfungsi untuk mengirim dan menerima pesan, apabila adanya ganguan di titik jalur utara seperti kecelakaan dan kemacetan.

“Nah itu, kalau untuk rekayasa lalu lintas kita ada VMS itu,” tutupnya. (*)

———————————–
Laporan: Dhabit Barkah Siregar

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda