Meski Orang NU, Ulil Lebih Mendukung Metode Itsbat ala Muhammadiyah

“Meskipun saya orang NU, saya lebih mendukung metode itsbat ala Muhammadiyah. Begitu scr perhitungan hilal sudah nampak, masuk bulan baru,”. Demikian kicauan aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdalla terkait tentang sidang isbat sebagai metode penentuan 1 Syawal melalui akun Twitter, ‏@ulil.

wwwwUlil menjelaskan alasan mengapa memilih metode yang digunakan Muhammadiyah tersebut.
“Metode itsbat Muhammadiyah lebih menjamin kepastian tanggal. Metode rukyah mengangung ketidakpastian krn menunggu melihat bulan dulu,” kata Ulil.

Ulil mengatakan, lebih baik umat Islam sejak awal tahun tahu kapan awal Ramadan, Lebaran, dan hari raya korban. Sehingga, bisa mengatur jadwal dari awal.

“Kepastian itu hanya bisa dijamin dg metode itsbat ala Muhammadiyah. Ormas ini sejak awal, misalnya, sdh umumkan Idul Fitri tahun ini 17/7,” ujarnya. “Ketidak pastian tanggal karena harus menunggu melihat hilal atau bulan dulu membingungkan orang awam, sbb tak ada kepastian.”

Hanya saja, ia tahu, perkara metode isbat tersebut tidak sederhana. Masalahnya sepele, tapi jadi rumit karena soal soal-soal politis.

“Secara personal, saya sih berpandangan bhw penentuan tanggal dg metode “moon sighting” (lihat hilal) itu sudah tak relevan lagi,” ujarnya.

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda