Gatot Dicekal, Gubsu Tak Pimpin Apel Pagi di Pemprovsu

KABARHUKUM-Medan | Pasca penggeledahan ruang kerja Gubernur Sumatera Utara Gatot Pudjonugroho, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi 6 nama dalam daftar hitam mereka. KPK juga telah berkoordinasi kepada Badan Imigrasi Daerah (BID) Sumut agar mencegah keberangkatan ke luar negeri keenam tersangka. Akibatnya, suasana di lingkungan Kantor Gubsu di Jalan Diponegoro, Medan mendadak heboh lantaran nama orang nomor 1 di Sumut ini ikut tersiar, Senin (13/7/2015).

Gatot Pujo Nugrohp dan T Erry Nuriadi
Gatot Pujo Nugrohp dan T Erry Nuriadi

Sehubungan itu, tak sedikit PNS yang membicarakan orang nomor satu di Sumut itu. Salah seorang pegawai yang enggan menyebut namanya, mengatakan bahwa jabatan Gatot sebagai Gubsu berada diujung tanduk.

“Biasanya kalau sudah dicekal ke luar negeri, tidak tertutup kemungkinan pak Gatot pasti dipanggil KPK untuk dimintai keterangannya. Terkait kasus ini ada kumungkinan jabatan Pak Gatot sebagai Gubernur di ujung tanduk,” ucap seorang PNS yang enggan disebut namanya.

Namun, pegawai Pemprovsu tak hanya membincangkan masalah di atas. Ada juga yang memberikan apresiasi atas sikap dan tindakan KPK yang telah berhasil melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Hakim Ketua PTUN, 2 Hakim, Panitera dan seorang pengacara di Medan beberapa hari lalu yang bersinggungan dengan Kabiro Keuangan Pemprovsu Ahmad Fuad Lubis yang melakukan gugatan kepada Kejaksaan Agung.

“Prestasi KPK ini sudah sewajarnya diapresiasi dan kita dukung agar ke depannya ada efek jera bagi pejabat kita dan tidak lagi mempermainkan hukum,” ujar PNS tadi.

Dari hasil pantauan kabarhukum.com, Gatot pun tak tampak memimpin apel pagi di gubernuran. Apel pagi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1436 H itu, dipimpin langsung Wakil Gubernur Sumut HT Erry Nuradi. Usai apel, rapat tertutup pimpinan SKPD Pemprovsu lansung dipimpin Wagubsu, kabarnya hampir semua pimpinan SKPD hadir dalam tersebut. (*)

—————–
laporan: Dhabit Barkah Siregar

 

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda