Apes, Pencuri Tabung LPG Bonyok Dihajar Massa

KABARHUKUM-Medan | Sofyan Sinaga (38) warga Jalan Meteorologi II, Laudendang, bonyok dihajar massa. Pasalnya, ia tertangkap tangan sedang mencuri 7 buah tabung gas elpiji ukuran 3kg di warung yang berada di Jalan Cahaya, Kecamatan Medan Timur, Minggu (12/7/2015) Siang.

elpijiMenurut informasi, aksi tersebut terjadi sekitar jam 06.00 WIB, aksi si pelaku pertama kali diketahui oleh anak bungsu pemilik warung tersebut.

Menurut Charli (20) anak bungsu pemiik warung tersebut, mengatakan, saat itu dirinya baru selesai lari pagi, ketika akan sampai, dari kejauhan dirinya melihat 3 orang yang tak dikenalinya berada di depan warung orangtuanya.

“Aku baru siap lari pagi, ku lihat di depan warung ayahku, ada 3 orang lagi megang tabung gas, langsung teriak terus kukejar,” ungkapnya saat berada di Polsekta Medan Timur.

Mendengar teriakan tersebut, warga sekitar ikut mengejar para pelaku, dua pelaku yang mengendarai sepeda motor berhasil kabur. Namun, naas bagi pelaku, dirinya berhasil diamankan warga.

Pihak kepolisian Polsekta Medan Timur yang mendapatkan informasi tersebut, langsung turun ke lokasi, kemudian memboyong si pelaku.

Menurut Sofyan (tersangka), mengatakan, aksi tersebut direncanakannya bersama dua orang temannya yang berhasil kabur, saat mereka sedang minum di warung tuak.

“Kami lagi minum di warung tuak, mereka bingung gak ada uang, jadi kuajaklah mereka mencuri,” ungkapnya saat diperiksa di Polsekta Medan Timur.

Sofyan mengatakan, dirinya bersama kedua temannya tersebut sudah beberapa kali mencuri di tempat yang berbeda. “Ada lah 5 kali kami mencuri Pak, cuma aku lupa Pak di mana aja,” ujarnya.

Pria lajang tua ini mengatakan, jika berhasil, ke tujuh tabung gas tersebut akan dijual sebesar Rp 500.000, dan hasilnya akan digunakan bersama.

“Rencananya mau dijual Rp 500ribu, nanti uangnya dipakai buat minum, nyabu, begelek bersama,” jelasnya.

Sementara itu, menurut Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, AKP Alexander Piliang, ketika dikonfirmasi wartawan, membenaran kejadian tersebut. “Masih kami interogasi untuk penyelidikan,” ungkapnya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya. (*)

—————-
Laporan: Adek Siahaan

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda