Alihkan ke Sekda dan Kabiro Keuangan, Gatot: Kasus Saya Hanya di PTUN

KABARHUKUM-Medan | Terkait duduk perkara yang terjadi antara pihak Pemprovsu dengan pihak Kejaksaan, Gubsu Gatot Nugroho tak ingin berkomentar banyak. Saat ditemui sejumlah wartawan di lobby kantor Gubsu di Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (15/7/2015), Gatot malah melempar pertanyaan soal itu kepada Kepala Biro (Kabiro) keuangan. Ketika ditanyai lagi, Gatot mengatakan bahwa hal tersebut sebelumnya sudah diceritakan dengan jelas dan detail oleh Kabiro Keuangan Setdaprovsu. “Kan hal itu sudah diceritakan detail oleh Biro Keuangan kita,” jawab Gatot.

Gatot Pujo Nugrohp dan T Erry Nuriadi
Gatot Pujo Nugrohp dan T Erry Nuriadi

Lalu, Gatot kembali berdalih. Mengenai penggunaan jasa pengacara OC Kaligis oleh Pemprov, Gatot menjawab hal serupa. “Itu ‘kan juga sudah dijelasin detail oleh Biro keuangan kita,” sebutnya lagi.

Selanjutnya, menyangkut penggeledahan ruangan kerjanya di lantai 10 Kantot Gubsu pada Sabtu (11/7/2015) lalu, Gatot juga tidak mengetahui pasti apa pokok permasalahannya. Gatot bahkan melempar pertanyaan wartawan kepada Sekda Provsu dan Kabiro Keuangan.

“Mungkin detailnya bisa ditanyakan pada Pak Sekda ataupun Biro Keuangan kita. Karena saat penggeledahan yang mendampingi adalah mereka,” dalihnya.

Tambahnya, penggeledahan tersebut, menurutnya adalah hak KPK sebagai penyidik. Sebab itu, sambungnya, siapa saja yang mengalami hal serupa wajib mengikuti prosedur yang dilakukan KPK. “Ini ‘kan suatu proses yang memang dimiliki oleh KPK, jadi kita ikuti saja bagaimana prosedurnya,” terang Gatot.

Kemudian, mengenai nama Evy yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, Gatot menuturkan, kasus yang dialami Evy tidak ada kaitan dengan dirinya.

“Saya pikir kita ‘kan hanya berkasus dengan PTUN saja. Dan saya juga dipanggil karena ada kasus di PTUN itu. Itukan tidak dengan kasus saya, kasus saya hanya yang di PTUN saja,” jelasnya.

——————–
Laporan: Dhabit Barkah siregar

 

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda