Mudahkan Penetapan, Muhammadiyah Inginkan Pemerintah Buat Kalender Islam

KABARHUKUM-Jakarta | Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsudin menginginkan dibuatnya kalender tahunan Islam. Pembuatan kalender global ini bertujuan agar tidak ada lagi silang pendapat penetapan 1 Ramadhan dan 1 Syawal.

Prof Din Syamsudin
Prof Din Syamsudin

“Sudah waktunya kita semua umat Islam sedunia untuk membuat kalender Islami yang bersifat tahunan,” ujar Din dalam konferensi pers bersama Menag di Kantor Kemenag, Jakartas, Kamis (16/7/2015).

“Insya Allah kontroversi penetapan 1 Ramadhan tidak akan terjadi lagi,” tutur Din menegaskan pentingnya kalender Islami tersebut.

Berdasarkan hasil sidang isbat, pemerintah memutuskan Idul Fitri jatuh pada Jumat (17/7/2015). Keputusan ini diambil setelah hilal dinyatakan terlihat dari 4 lokasi yakni Bukit Cindrodipuro Jawa Timur, Tanjung Kodok Lamongan Jawa Timur, serta di Bojonegoro dan Kepulauan Seribu. (*)

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda