Kasus Gatot, Erry: Saya Turut Prihatin

KABARHUKUM-Medan | Menanggapi persoalan kasus di KPK yang melibatkan nama Gatot Pujo Nugroho selaku Gubsu, Wagubsu, HT Erry Nuradi menyatakan keprihatinannya.

Gatot PUjo Nugroho dan HT Erry Nuradi  (foto: tribunnews)
Gatot PUjo Nugroho dan HT Erry Nuradi
(foto: tribunnews)

“Selaku Wakil, saya turut prihatin terhadap kasus yang melibatkan nama Gubernur di KPK,” ujarnya ketika ditemui sejumlah wartawan di ruang kerjanya di lantai 9 kantor Gubsu, Senin (27/6/2015).

Menurut Erry, dampak dari kasus yang melibatkan orang nomor satu di Sumut itu bukan hanya dirasakan oleh para PNS di jajaran Pemprovsu yang kerap menjadi bahan olok-olokan provinsi maupun daerah lainnya, tapi juga berimbas kepada seluruh masyarakat Sumut secara keseluruhan.

“Pernah saya ditanyai sama Daerah lainnya soal kasus yang menimpa Gubernur. Ia menanyakan, Gimana soal Gubernur Sumut itu, tanyanya kepada saya. Tetapi saya jawab no coment soal kasus itu kepada beliau,” jelas Erry.

Lebih lanjut, mengenai jalannya roda pemerintahan di Pemprovsu selama Gubsu dalam pemeriksaan KPK, Erry mengatakan bahwa roda pemerintahan di Pemprovsu ini masih berjalan baik dan normal. Ia juga mengatakan, untuk agenda yang seharusnya diikuti oleh Gubsu, terpaksa dirinyalah yang meng-handle tugas tersebut selama Gubsu sedang tidak berada di tempat.

“Kalau untuk tugas-tugas beliau, seperti biasa saya selalu menghandlenya jika beliau tidak di tempat. Misalnya seperti besok itu Mendagri datang ke Humbahas, maka saya yang mewakilkan beliau untuk mendampingi Mendagri. Kemudian lagi ada pembukaan MTQ tingkat provinsi di Kisaran,” paparnya.

Erry berharap agar masalah yang melibatkan nama Gubernur Sumut terkait soal kasus suap 4 pejabat PTUN Medan yang saat ini tengah ditangani KPK dalam dapat cepat selesai. “Saya harap kasus yang melibatkan nama Gubernur itu bisa cepat diselesaikanlah oleh KPK,” harapnya. (*)

——————-
Laporan: Dhabit Barkah Siregar

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda