Pasca Lebaran Aksi Perampokan di Medan Mengganas, Pedagang Tahu Dibantai

KABARHUKUM-Medan | Gawat. Aksi perampokan pasca Lebaran di wilayah hukum Polsekta Medan Area semakin mengganas. Kali ini, korbannya seorang pedagang tahu. Gibson Hutapea (30) tercatat sebagai warga Jalan Denai, dibantai empat perampok bersenjata tajam  di kawasan Jalan Industri Medan, Ahad (26/7/20!5) dinihari.

RampokKorban ditikam di bagian punggung dan perut sebanyak dua liang. Setelah korban terkapar, seorang dari pelaku menggasak sepeda motor Honda Beat warna biru putih BK 5926 AFJ.

Informasi yang diperoleh di Kepolisian menyebutkan, peristiwa perampokan itu sendiri terjadi pada Ahad (26/72015) sekitar pukul 04.30 Wib. Saat itu, korban dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat baru pulang dari Pabrik taHu kawasan Tandam Hilir  memesan dagangan tahu untuk dijual di Pasar Sukaramai.

Namun, setibanya di kawasan Jalan Industri Medan, sepeda motor yang dikendarai korban dipepet empat penjahat bersenjata tajam yang mengendarai sepeda motor jenis matic. Kontan saja korban menghentikan laju kenderaannya.

Seorang dari pelaku menodongkan senjata tajam kebagian tubuh korban sembari melontarkan ancaman kepada korban untuk memberikan sepeda motor yang dikendarainya, “berikan sepeda motormu, kalau tidak nyawamu akan terancam.” Ujar korban menirukan ancaman pelaku.

Lanjut dikatakan korban, ancaman tersangka tidak dihiraukannya. Korban berusaha melawan dengan mendorong tubuh tersangka.

Seketika itu juga, tersangka lainnya menusuk bagian tubuh korban sebanyak dua kali hingga korban terkapar bersimbah darah. “Aku sempat melawan, tapi langsung ditusuk oleh pelaku dengan menggunakan pisau.” tutur korban sambil mengerang.

Masih menurut korban, setelah melihat dirinya tak berdaya, seorang pelaku langsung membawa kabur sepeda motor miliknya, disusul tiga pelaku lainnya. “Setelah aku tak berdaya, seorang pelaku langsung membawa kabur keretaku,” katanya.

Beberapa orang warga setempat yang tidak bisa berbuat apa-apa  melihat kejadian itu langsung membawa korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Setelah mendapat perawatan, korban membuat pengaduan ke Mapolsekta Medan Area. Sedangkan pelakunya masih dalam penyelidikan.

Kanit Reskrim Polsekta Medan Area, Iptu Sehat T, SH ketika dikonfirmasi wartawan, Minggu (26/7/2015) membenarkan peristiwa itu. Ia mengatakan, kasusnya masih dalam penyelidikan. (*)

 

——————–

Laporan: Adek Siahaan

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda