Meski Menang Prapid, Liberty Pasaribu Tetap Akan Dibawa Paksa Polisi

KABARHUKUM-Medan | Plt Bupati Toba Samosir, Liberty Pasaribu akan dibawa paksa oleh Penyidik Subdit III/Tipikor Direktorat Reskrimsus Polda Sumut setelah dirinya dua kali mangkir dari panggilan sebagai tersangka dugaan korupsi Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus (DAU/DAK) TA 2004 senilai Rp3 miliar. Upaya bawa paksa tersebut dilakukan setelah penyidik mempelajari putusan sidang praperadilan (prapid) yang diajukan Liberty Pasaribu ke Kejari Balige.

Plt Bupati Tobasa Liberty
Plt Bupati Tobasa Liberty

“Kita tetap melakukan upaya hukum dan secepatnya akan mengirim surat panggilan ketiga disertai perintah membawa tersangka,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Helfi Assegaf melalui Kasubbid Penmas, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Selasa (28/7/15).

Menurutnya, meskipun putusan prapid itu dimenangkan Liberty Pasaribu, namun tidak berpengaruh terhadap proses penyidikan di Polda Sumut dan proses hukum tetap dilanjutkan sesuai aturan undang-undang.

Untuk diketahui,Liberty Pasaribu mengajukan prapid atas Kejari Balige, terkait statusnya sebagai tersangka dalam dugaan korupsi pembayaran ganti rugi tanah dan bangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Yaspena di Desa Sionggang Utara dan Desa Aek Natolu Jaya, Kecamatan Lumbanjulu, Kabupaten Tobasa tahun 2006 sebesar Rp1,7 miliar.

Kasus dugaan korupsi DAK/DAU TA 2004 sebesar Rp3 miliar terjadi dimasa Monang Sitorus menjabat sebagai bupati dan Liberty Pasaribu sebagai sekda. Monang Sitorus dalam kasus ini telah divonis 1 tahun penjara, sementara bawahannya, Bemprit Hutapea, Jansen Batubara dan Arnold Simanjuntak masing-masing divonis 1 tahun hingga 3 tahun penjara. Sedangkan Liberty Pasaribu hanya dijadikan sebagai saksi, sehingga kasus itu kembali disidik setelah ditemukan bukti baru (novum) atas dugaan keterlibatan Liberty dan menetapkannya sebagai tersangka.

Kronologis keterlibatan Liberty diketahui bahwa Monang Sitorus menggunakan dana itu untuk modal usahanya dengan status pinjaman tanpa persetujuan DPRD Tobasa namun disetujui Liberty lalu Bemprit Hutapea, Jansen Batubara dan Arnold Simanjuntak selaku bendahara kas daerah dan bendahara Sekretariat Pemkab Tobasa mencairkan dana tersebut.(*)

____________

Editor : Ki Andang

ARTIKEL TERKAIT

One Thought to “Meski Menang Prapid, Liberty Pasaribu Tetap Akan Dibawa Paksa Polisi”

  1. […] Diungkapnya, sampai hari ini PN Balige belum menyerahkan salinan keputusan pra peradilan (prapid), padahal untuk itu sudah diminta berkali-kali. (baca: Meski Menang Prapid, Liberty Pasaribu Tetap Akan Dibawa Paksa Polisi). […]

Komentar Anda