Putra Khadafy Divonis Hukuman Mati

KABARHUKUM-Tripoli | Seif al-Islam, putra mendiang diktator Libya Moammar Khadafy divonis hukuman mati oleh sebuah pengadilandi  Tripoli, Libya, Selasa (27/7/2018). Selain itu, pengadilan juga mengganjar vonis hukuman mati untuk delapan orang lainnya termasuk mantan kepala dinas intelijen Abdullah Senussi dan mantan perdana menteri Al-Baghdadi al-Mahmudi.

Seif al-Islam Gadhafi, son of Libyan Leader Moammar Gadhafi, gestures as he speaks to supporters and the media in Tripoli, Libya Thursday, March 10, 2011. Seif al-Islam vowed to retake the eastern half of the country, which has been in the opposition's hands since early on in the 3-week-old uprising. (AP Photo/Ben Curtis)
Seif al-Islam, putra mandiang diktator Libya Maammar Khadafy divonis hukuman mati oleh pengadilan di Tripoli.

Dalam sidang pembacaan vonis itu, Seif al-Islam tak hadir di pengadilan sebab kini dia ditahan di kota Zintan, wilayah selatan negeri itu, yang dikuasai milisi yang menentang pemerintah Tripoli.

Milisi bersenjata yang menanah Seif al-Islam adalah kelompok yang loyal kepada pemerintah Libya yang diakui dunia internasional. Milisi ini mundur ke wilayah terpencil di sisi timur negeri itu Agustus tahun lalu setelah aliansi militan lainnya merebut Tripoli dan mendirikan pemerintahan sendiri.

Satu-satunya “kehadiran” Seif al-Islam di pengadilan adalah dengan menggunakan jaringan video dan sejak itu Seif tak pernah lagi dihadirkan dalam persidangan.

Sidang pengadilan, yang digelar pertama kali di ibu kota Tripoli pada April tahun lalu itu, diwarnai kritikan dari organisasi penegak HAM dan masih menyisakan sengketa dengan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) di Den Haag, Belanda terkait yurisdiksi kasus putera Khadafy ini.

ICC mengincar Seif al-Islam karena pria itu didakwa melakukan kejahatan perang dan kejahatan melawan kemanusiaan. ICC mengatakan Seif adalah bagian dari “lingkar dalam” Khadaffy yang bertugas untuk mencegah adanya unjuk rasa menentang rezim Khadafy.

Kelompok-kelompok pejuang HAM juga mengkritik persidangan ini karena menganggap Saif al-Islam tak mendapatkan akses yang cukup untuk mendapatkan pengacara dan sejumlah dokumen penting.

Sebanyak 37 terdakwa disidangkan dan dijerat dengan tuduhan berbagai jenis kejahatan termasuk pembunuhan dan pemerkosaan selama pemberontakan untuk menggulingkan Khadaffy pada 2011.

——

Editor: Maestro Sihaloho

Sumber: AFP

ARTIKEL TERKAIT

One Thought to “Putra Khadafy Divonis Hukuman Mati”

  1. Filsuf Revolusioner

    Alaaah….konspirasi Amerika Cs nya itu !

Komentar Anda