Lagi-lagi Jambret Merajalela di Krakatau Medan, Rp 15 Juta Lewong

KABARHUKUM-Medan | Aksi penjambretan terus marak terjadi di Kota Medan. Pada Kamis (30/7/2015) seorang wanita yang bekerja sebagai staff notaris, dijambret saat tengah melintas di Jalan Kratakau Simpang Cemara Medan. Lokasi di kawasan Polsek Medan Timur ini memang sering terjadi penjambretan.

Jambret (ilustrasi)
Jambret (ilustrasi)

Akibat penjambretan ini korban mengalami kerugian sekitar Rp 15 Juta. Pasalnya pelaku berhasil menggasak tas berisi uang tunai Rp 3 Juta, satu unit ipad, ponsel, dan sejumlah kwitansi pegadaian.

Informasi yang diperoleh di kepolisian, kejadian ini bermula ketika korban, Nanda Eka Prastetya (30) warga Almunium III Medan Labuhan, hendak pergi bekerja dari rumahnya ke kantor notaris di kawasan Jalan Setia Budi, Medan. Korban pun melesat dari rumah, menuju kantornya dengan mengendarai sepeda motor jenis matic. “Sampai di Simpang Cemara Jalan Krakatau, saya dipepet dua orang naik kereta tas saya diambil,” kata korban.

Akibat tarikan pelaku jambret, korban nyaris terjerembab mencium aspal. Setelah berhasil menggasak tas korban, giliran pelaku yang melesat kabur meninggalkan lokasi kejadian. “Kerugian sekitar Rp 15 Juta, di dalam tas ada uang Rp 3 Juta, hp, ipad, sama dokumen penting lainnya,” ujar korban.

Kejadian penjambretan yang menambah catatan panjang tentang aksi kejahatan di kota Medan tersebut telah dilaporkan korban ke Polsek Medan Timur. “Laporannya kita cek, dan akan ditindaklanjuti,” tandas Kanit Reskrim Polsek Medan Timur Iptu Alex Piliang yang dikonfirmasi lewat sambungan telephon. (*)

 

———————–

Laporan: Adek Siahaan

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda