Tak Diberitahu, Ketua DPRD Medan Pun Tak Akui Plh Walikota, Kok Bisa?

KABARHUKUM-Medan | Pasca mundurnya Walikota Medan Drs T Dzulmi Eldin, pemerintahan daerah di  Kota Medan mulai berkelahi. Salah satunya antara DPRD Medan dan Plh Walikota Medan. Ketua DPRD Medan, Henry Jhon Hutagalung rupanya mengaku tidak diberitahu secara resmi penunjukan Pelaksana Harian (Plh) Walikota Medan, Saiful Bahri. Lucunya, Henry Jhon justru mengetahuinya hanya dari pemberitaan media.

Henry Jhon Hutagalung bersama eks Walikota Medan, Dzulmi Eldin.
Henry Jhon Hutagalung bersama eks Walikota Medan, Dzulmi Eldin.

Menurut Henry John, seharusnya Pemprovsu lebih beretika dalam hal ini. Padahal, DPRD MEdan sendiri dikatakannya, sudah menyampaikan pemberitahuan tentang pemberhentian tugas walikota definitif seiring berakhirnya periodesasinya. “Pemko dan DPRD Medan ini seperti suami istri dalam penyelenggaraan pemerintah. Seharusnya kami disampaikan. Ada tembusan diberikan. Sampai sekarang kami tidak terima. Jadi kalau Sekda mengaku Plh, tidak kami akuilah. Tidak ada pemberitahuannya sama kami. Maunya jangan seperti itu,” ujar Henry Jhon, Kamis (30/7/2015).

Tak sekedar itu, Pimpinan DPRD Medan dan Ketua-ketua fraksi di DPRD Medan berencana menemui Mendagri Tjahjo Kumolo pada 4 Agustus 2015 mendatang. “Kawan-kawan minta bertemu dengan Mendagri,” terangnya.

Henry menjelaskan pertemuan tersebut akan mempertanyakan beberapa hal. Pertama, apakah sudah ada usulan Penjabat Walikota Medan yang disampaikan Gubsu kepada beliau. Apabila sudah ada, maka pertanyaan selanjutnya disampaikan, siapa-siapa saja nama yang diusulkan. Hal ini dipertanyakan karena ingin tahu apakah yang diusulkan tersebut benar-benar orang yang layak atau punya kemampuan menjabat jabatan tersebut. “Kami memang tidak bisa mengusulkan nama-nama yang ingin ditunjuk menjadi menjadi Penjabat atau Plt Walikota Medan. Tapi, minimal kami bisa diajak sharing,” harap dia. (*)

———————
editor: Nirwan SP

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda