Mengaku Cuma Antar Berkas, Kadispora Sumut Baharuddin Siagian Bantah Diperiksa Kejagung

Para pejabat di tubuh Pemprovsu yang telah dan akan diperiksa Kejagung dalam kasus dugaan korupsi bansos. Atas kiri-kanan: Wagubsu HT Erry Nuradi, Gubsu Gatot Pujo Nugroho. Bawah mulai kiri: Hasiholan Silaen, Burhanuddin Siagian, Nurdin Lubis, Hasban Ritonga.

KABARHUKUM-Medan | Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara (Kadispora Sumut), Baharuddin Siagian yang ikut hadir di Kejari Medan pada Rabu (19/8/2015) membantah kalau dirinya ikut diperiksa Tim Satgassus Kejagung. Ia mengaku kedatangannya hanya untuk mengantarkan sejumlah berkas dan dokumen sekaitan kasus bansos tersebut.

Para pejabat di tubuh Pemprovsu yang telah dan akan diperiksa Kejagung dalam kasus dugaan korupsi bansos. Atas kiri-kanan: Wagubsu HT Erry Nuradi, Gubsu Gatot Pujo Nugroho. Bawah mulai kiri: Hasiholan Silaen, Burhanuddin Siagian, Nurdin Lubis, Hasban Ritonga.
Para pejabat di tubuh Pemprovsu yang telah dan akan diperiksa Kejagung dalam kasus dugaan korupsi bansos. Atas kiri-kanan: Wagubsu HT Erry Nuradi, Gubsu Gatot Pujo Nugroho. Bawah mulai kiri: Hasiholan Silaen, Baharuddin Siagian, Nurdin Lubis, Hasban Ritonga.

Bahar yang dulunya atau saat kasus Bansos ini terjadi menjabat sebagai Kabiro Keuangan Pemprovsu, mengaku dirinya tidak dimintai keterangan dan hanya mengantarkan berkas. Ia beralasan karena sebelumnya dirinya sudah pernah menjalani pemeriksaan di Kejagung.

Seperti diketahui, sehari sebelumnya atau pada Selasa (18/8/2015) kemarin, Tim Kejagung telah melakukan pemeriksaan terhadap Kuasa Pengguna Anggaran Setda Provsu tahun 2013, HR Indra Saleh SH, Bendahara Pengeluaran Setda Provinsi Sumut tahun 2012 dan 2013, Mimin Indrayati dan Kuasa Bendahara Umum Daerah Setda Provsu tahun 2012 dan 2013, Muhammad Ilyas.

Sebelumnya, pada Senin (3/8/205) kemarin, Kejagung memang sudah memeriksa empat orang pejabat tinggi yaitu Sekretaris Daerah Pemprov Sumut (Sekdaprovsu) Hasban Ritonga, Asisten Pemerintah Pemprov Sumut Hasiholan Silaen dan mantan Sekdaprovsu Nurdin Lubis, dan termasuk mantan Kabiro Keuangan Pemprov Sumut Baharuddin Siagian (sekarang Kadispora Sumut).

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Tony T Spontana waktu itu menyebut keempatnya dicecar jaksa penyidik tindak pidana khusus mengenai kronologi mengenai dana bansos tersebut. Sampai saat ini, Kejagung belum menetapkan seorang tersangka. “Untuk mengetahui kronologi tentang dana bansos tersebut. Pemeriksaannya masih berkaitan dengan saksi, belum ada tersangka,” kata Tony. (*)


editor: Ki Andang

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda