Ari Bingung Cari Kerja, Ari Keliling-keliling, Ari Lalu Mencuri Kereta

Polisi dan sepeda motor hasil curian. (foto: ilustrasi/infobdg)

KABARHUKUM-Medan | Perekonomian zaman sekarang memang sedang sulit. Karena itu pula, sulitnya lapangan pekerjaan, seringkali dijadikan alasan para pelaku kriminal untuk melakukan aksi kejahatan. Salah satunya, Ari Syahputra (18) warga Jalan Terusan Negara, Kecamatan Medan Perjuangan. Remaja yang baru beberapa bulan tamat SMA ini harus berurusan dengan polisi. Pasalnya, ia nekat menjadi komplotan pencuri kendaraan bermotor (curanmor) karena tak kunjung bekerja.

Polisi dan sepeda motor hasil curian.  (foto: ilustrasi/infobdg)
Polisi dan sepeda motor hasil curian.
(foto: ilustrasi/infobdg)

Namun sial, aksi pertama kali Ari harus berakhir di tangan petugas Polsek Medan Barat. Pelaku ditangkap ketika hendak melarikan sepeda motor matik BK 2352 AFN milik korbannya, Safnel (65) warga Jalan Mesjid Raya No. 22 Kelurahan Pulo Brayan Medan Timur, Selasa (18/8/2015) dinihari. Saat itu, korban hendak membeli nasi goreng di Jalan Cemara Kelurahan Pulo Brayan Bengkel Baru, Medan Timur.

Menurut pengakuan Ari saat dihadirkan di Mapolsek Medan Barat Rabu (19/8) siang, dirinya tak berniat sama sekali ikut melakukan curanmor. “Aku diajak teman-teman, dibilangnya keliling-keliling. Rupanya malah mencuri. Padahal, malam itu aku mau pulang ke rumah tapi malah dilarang mereka supaya ikut,” dalihnya.

Kata Ari, ia dijanjikan rekannya untuk dibelikan pakaian jika berhasil mencuri sepeda motor. “Aku hanya dibonceng saja, ikut perintah mereka. Aku dijanjikan dikasih uang untuk beli baju. Dibilang mereka, kan lumayan hasilnya karena kebetulan aku belum kerja,” akunya.

Sementara, Kapolsek Medan Barat Kompol Siswandi mengatakan, jika pengakuan pelaku seperti itu sah-sah saja. Akan tetapi, perbuatannya telah melanggar hukum dan dikenakan Pasal 365 KUHPidana.

“Memang pengakuannya baru sekali mencuri, tetapi kita tidak langsung percaya. Saat ini, kita sedang mengejar tujuh rekannya yang masih buron, yakni berinisial BPL, RDS dan NP,” kata Siswandi. (*)


laporan: Adek Siahaan

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda