Dituding Sewenang-wenang, Dzulmi Eldin Diadukan Bawahan ke Presiden Jokowi

Drs H Dzulmi Eldin S MSi

KABARHUKUM-Medan | Mantan Walikota Medan, Drs H Dzulmi Eldin S MSi, diadukan bawahannya mantan Kabag Organisasi dan Tata Laksana, Muhammad Yunus SSTP, ke Presiden Jokowi karena bertindak sewenang-wenang. Menjelang Pilkada Kota Medan 2015, Eldin sewaktu menjabat sebagai Walikota mencopot Yunus tanpa melihat aturan yang sudah ditulis dalam Undang-undang No 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Surat pengaduan itu dikirim Yunus pada Kamis (20/8/2015) ini dan diperkirakan sampai ke Presiden Jokowi dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) RI Jumat (21/8/2015) besok.

Drs H Dzulmi Eldin S MSi
Drs H Dzulmi Eldin S MSi

Yunus menjabat sebagai Kabag sejak November 2014 lalu dan dicopot Eldin pada 24 Juli 2015 atau hanya kurang lebih enam bulan sebelum Pilkada Kota Medan pada Desember nanti. “Sekarang saya hanya staf biasa di Litbang Pemko,” kata Yunus kepada kabarhukum.com pada Kamis (20/8/2015).

Menurut Yunus, pencopotannya itu tidak sesuai dengan pasal 31 UU ASN No 5 tahun 2014 tentang ASN dan Peraturan Pemerintah No 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

“Saya jelas telah mendapat perlakuan yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan diperlakukan sewenang-wenang,” tegas Yunus.

Menurut Yunus, “Pembebasan dari jabatan, penjatuhan sanksi atau pergantian pejabat struktural yang dilakukan berdasarkan suka dan tidak suka, mencari kesalahan, terutama menjelang Pilkada Kota Medan 9 Desember 2015 yang akan datang, ini jelas akan menimbulkan efek kinerja yang negatif dalam menjalankan pemerintahan di Kota Medan,” sergah dia.

Yunus juga mengatakan, dia hanya dicopot sepihak dan tidak diperiksa terlebih dahulu oleh Pemko. “Padahal, itu prosedur menurut UU dan PP,” tegas Yunus.

Untuk itu, Yunus memohon Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara untuk dapat meninjau kembali Surat Keputusan Walikota Medan No.800/1081.K tanggal 24 Juli 2015 yang dikeluarkan Pejabat Pembina Kepegawaian Kota Medan.

Sementara itu, Inspektur Pemko Medan Drs Farid Wajedi MSi yang dikonfirmasi kabarhukum.com hanya mengatakan, Yunus sudah dipanggil oleh lembaganya. “Dia sudah dipanggil dan diperiksa, kok,” jawab Farid pada Kamis (20/8/2015).

Selain ke Presiden Jokowi dan Kementrian PAN dan Reformasi Birokrasi, Yunus juga mengadukan nasibnya ke Kepala BKN Pusat, Deputi Bidang Informasi Kepegawaian BKN Pusat, Kepala Badan pertimbangan Pegawai, Kepala Kantor Regional VI BKN Medan, Plt Gubenur Sumatera Utara, Plh Walikota Medan, Ketua DPRD Kota Medan, Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Badan Pengelola Keuangan Daerah Medan, dan Kepala Inspektorat Kota Medan. (*)


laporan: Ki Andang
editor: Nirwan SP

ARTIKEL TERKAIT

One Thought to “Dituding Sewenang-wenang, Dzulmi Eldin Diadukan Bawahan ke Presiden Jokowi”

  1. […] | Mantan Walikota Medan, Drs H Dzulmi Eldin S MSi, diadukan bawahannya mantan Kabag Organisasi dan Tata Laksana, Muhammad Yunus SSTP, ke Presiden Jokowi karena […]

Komentar Anda