Karaoke Stroom Dirazia, 29 Orang Positif Pengguna Narkoba

petugas BNN Provinsi Sumatera Utara saat razia Karaoke Stroom

KABARHUKUM-Medan | Sejumlah 29 orang pengunjung dan karyawan Karaoke Stroom yang berada di Jl Listrik, diamankan petugas BNN Provinsi Sumatera Utara karena positif menggunakan narkoba. Mereka terdiri dari 15 pria, 4 diantaranya adalah karyawan dan 14 gadis muda yang diamankan saat asik berpesta dalam satu ruangan.

petugas BNN Provinsi Sumatera Utara saat razia Karaoke Stroom
petugas BNN Provinsi Sumatera Utara saat razia Karaoke Stroom (Foto : Dhabit Barkah Siregar)

Mereka diangkut dengan menggunakan truk menuju kantor BNN Sumut setelah dites urin, namun salah seorang dari mereka mengaku tidak menggunakan narkoba jenis apapun. Dirinya bahkan meminta petugas BNN untuk melakukan tes ulang.

“Aku nggak yakin positif bang. Soalnya aku nggak ada pake. Sebulan ini pun nggak ada. Makannya aku mau tes (urine) ulang ni. Tadi dibilang bapak itu bisa,” aku Kiki Anggriani (20) warga Marelan Pasar II Barat, Medan.

Diketahui, razia dimulai sekitar pukul 22.30 WIB hingga pukul 01.00 WIB, Ahad (23/8/2015) saat pengunjung masih tergolong sepi.
“Kurang tahu berapa orang yang masuk. Lebih dari 20 orang sepertinya. Soalnya masih sepi,” sebut seorang karyawan yang tak setuju identitasnya dibuka. Pria berkulit gelap dan berambut cepak sedikit beruban itu dengan gugup melanjutkan, bahwa semua juga ikut dites urine.

Menurut Manajer KTV Stroom, HD (nama dirahasiakan demi menjaga citra narasumber), dirinya mengaku bahwa razia memang benar dilakukan untuk mengurangi peredaran narkoba. HD juga mengatakan, empat pegawai yang terbukti mengkonsumsi narkoba, setelah pemeriksaan berlanjut oleh pihak BNN, terancam sanksi pemecatan.

“Yang terbukti bisa dipecat. Karena sudah ada kontrak, bahkan menggunakan materai,” katanya.

Dari pihak BNN sendiri belum ada keterangan khusus mengenai razia yang mereka gelar. “Tanya aja langsung sama bossnya. Saya nggak bisa memberi keterangan. Nanti melangkahi boss,” ucap salah seorang petugas yang akrab disapa Pak Neng.  Pantauan kabarhukum.com di lokasi, beberapa petugas BNN terlihat sedang asik bernyanyi di ruang G5 saat berlangsungnya razia.(*)


 

Laporan : Dhabit Barkah Siregar
Editor : Ki Andang

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda