Anis Hidayah: Agar Tidak Disebut Macan Kertas, Gigi Ombudsman Harus Dipertajam

Pembicara dalam cara sosialisasi rekrutmen pimpinan Ombudsman RI di Kantot Gubernur Sumut, Senin (25/4/2015). (Foto: dhabit barkah siregar-kabarhukum.com)

KABARHUKUM-Medan | Keberadaan lembaga Ombudsman Republik Indonesia (ORI) sangat penting untuk menjadikan birokrasi dan penyelenggara pelayanan publik di republik ini selalu hadir dalam konteks yang sesungguhnya dan sesuai dengan yang diamanantkan konstitusi.

Pembicara dalam cara sosialisasi rekrutmen pimpinan Ombudsman RI di Kantot Gubernur Sumut, Senin (25/4/2015). (Foto: dhabit barkah siregar-kabarhukum.com)
Para pembicara dan wakil Pemprovsu dalam cara sosialisasi rekrutmen pimpinan Ombudsman RI di Kantot Gubernur Sumut, Senin (25/4/2015).
(Foto: dhabit barkah siregar-kabarhukum.com)

Hal itu dinyatakan oleh Anis Hidayat, Anggota Tim Seleksi Calon Anggota ORI Periode 2016-2021 di sela acara sosialisasi rekrutmen Anggota ORI yang digelar di ruang Kenanga Lt. VIII Kantor Gubernur Sumatera Utara, Senin (25/8/2015).

” Makanya kedepan ORI harus terus diperkuat. Gigi ORI harus dipertajam, supaya tidak lagi disebut sebagai macan kertas,” ujar Anis yang juga merupakan Direktur Migrant CARE ini.

Menurut Anis, setidaknya kedepan ada beberapa hal yang perlu dibenahi untuk mewujudkan ORI yang lebih baik. Pertama, soal penyelesaian kasus maladministrasi. Anis mengatakan, jika selama ini ORI mencatat baru 9 % rekomendasinya yang ditindaklanjuti, maka kedepan tentunya perlu ditingkatkan.

” Lima tahun kedepan harus ada peningkatan, paling tidak rekomendasi yang dikeluarkan ORI harus meningkat 15 sampai 30 %,” jelasnya.

Kedua, tambah Anis, untuk lima tahun kedepan ORI juga punya PR (Pekerjaan Rumah-red) untuk melakukan audit terhadap penyedia pelayanan publik persisi seperti yang dilakukan oleh lembaga Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Ini penting dilakukan untuk menciptakan efek terhadap penyelenggara pelayanan publik agar nantinya lebih baik lagi,” tandasnya.

Untuk mewujudkan semua itu, kata Anis, tentunya diperlukan sosok-sosok anggota ORI yang mumpuni, bersih dan berani. “Kita berharap nanti akan mendapatkan figur-figur anggota ORI yang berkualitas, termasuk dari Sumatera Utara. Karena sebelum ini belum ada anggota ORI yang berasal dari Sumut,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Ombudsman Republik Indonesia (ORI) membuka pendaftaran calon anggota untuk periode 2016 – 2021. Pendaftaran dibuka sejak 6 – 27 Agustus 2015. Untuk informasi selengkapnya bisa diakses dari laman ORI (ombudsman.go.id).(*)


Laporan: Maestro Sihaloho

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda