Pemkab Deli Serdang Beri Izin Pendirian Mini Market Waralaba Tanpa Regulasi

KABARHUKUM-Lubuk Pakam | Disaat daerah lain, membuat kebijakan pelarangan  izin berdirinya mini market waralaba karena dianggap merusak perekonomian daerah, justru  Pemerintah Deli Serdang mengobral pemberian izin berdirinya usaha retail tersebut.

Mini Market
Salah satu mini market waralaba yang baru berdiri di kota Lubuk Pakam. (Foto: Maestro Sihaloho)

Dari pantauan kabarhukum.com, di sekitar kota Lubuk Pakam saat ini berdiri puluhan mini market waralaba dengan berbagai label, seperti Indomaret,  Alfa Mart dan Alfa Midi. Anehnya, posisi mini market waralaba yang menjamur itu tersebar secara ekspansif dan tampak tak beraturan. Misalnya di sekitar Lapangan Segitiga Lubuk Pakam berdiri tiga mini market yang  jaraknya sangat berdekatan, masing-masing hanya berjarak sekitar 300 meter dan dekat dengan pasar tradisional. Begitu juga di Desa Sekip ada dua mini market waralaba yang berdiri nyaris hadap-hadapan.

Saat ditanya tentang menjamurnya keberadaan usaha retail tersebut, Kasi Perizinan Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (KP2TPM) Deli Serdang Juniver Marbun ST mengatakan tak ada masalah dengan pemberian izin.

“Tak mungkin kita menolak memberikan izin usaha-usaha seperti itu. Keberadaan mini market itu sangat positif. Karena selain harga-harga barang yang dijual disitu relatif lebih murah juga suasananya sangat nyaman,” ujarnya, Rabu (26/8/2015).

Lebih lanjut Juniver mengatakan, soal lokasi berdirinya mini market sebenarnya tak ada regulasi yang mengaturnya.

“Tugas kita hanya memberikan izin. Dan sekarang sekitar 70 mini market waralaba yang sudah kita keluarkan izinnya se Deli Serdang,” jelasnya.

Kemudian ketika ditanya apa yang didapat Pemkab Deli Serdang dengan mengobral pemberian izin mini market waralaba tersebut, dengan enteng Juniver mengatakan; “Tentu ada, yaitu pemasukan retribusi !”

Ketika hal ini ingin dikonfirmasi ke DPRD Deli Serdang, tak ada satupun anggota Komisi C DPRD DS yang membidangi masalah perizinan  berada di tempat, pada hal hari ini adalah hari dinas dan bukan masa reses.

Sebagai perbandingan, belum lama ini Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah, SP membuat gebrakan baru di ibukota Sumatera Barat itu. Mahyeldi memastikan tidak akan mengeluarkan izin berdirinya dua waralaba retail Alfamart dan Indomart di kota Padan. Mahyeldi menyebut kedua waralaba tersebut akan merusak perekonomian daerah karena sebagian besar keuntungan akan di bawa keluar dari Padang. (*)


Editor: Maestro Sihaloho

 

 

 

ARTIKEL TERKAIT

One Thought to “Pemkab Deli Serdang Beri Izin Pendirian Mini Market Waralaba Tanpa Regulasi”

  1. […] KABARHUKUM – Lubuk Pakam | Menjamurnya pendirian gerai usaha retail dalam bentuk mini market waralaba di kabupaten Deli Serdang disinyalir karena selama ini Pemkab Deli Serdang terkesan terlalu “obral” memberikan izin pendirian usaha franchise tersebut. (Baca juga: Pemkab Deli Serdang Beri Izin Pendirian Mini Market Waralaba Tanpa Regulasi). […]

Komentar Anda