Percetakan Madinah Cetak 10 Juta Al-Qur’an Setiap Tahun, Perkerjakan 1.900 Karyawan

Percetakan Al-Quran di Madinah. (foto: Muja HD-kabarhukum.com)

KABARHUKUM-Madinah | Tahukah Anda Al-qur’an yang ada di Masjdil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah dicetak disatu percetakan Al-Qur’an yang sama di Madinah? Percetakan Al-qur’an ini sengaja dibangun oleh pemerintah Arab Saudi untuk memenuhi keperluan Al-qur’an di dua masjid besar ini.

Percetakan Al-Quran di Madinah.  (foto: Muja HD-kabarhukum.com)
Percetakan Al-Quran di Madinah. (foto: Muja HD-kabarhukum.com)

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh reporter kabarhukum.com, di percetakan Al-Qur’an ini juga dilakukan penerjemahan Al-qur’an ke dalam berbagai bahasa asing termasuk bahasa Indonesia.

Selain mencetak dan menterjemahkan al-qur’an ke dalam berbagai bahasa. Percetakan Al-qur’an di Kota Madinah ini juga melakukan perekaman tilawahnya dan juga membuat program komputer Al-Qur’an serta menerbitkan karya ilmiah tentang Al-Qur’an dan ilmu Al-Qur’an.

Sedangkan divisi yang ada di dalam percetakan Al-Qur’an ini terdiri dari Laznah Pentas it Muznab Madinah Munawaroh. Kemudian Divisi Kajian Ilmiah Al-Qur’an serta Divisi Penerjemahan Al-Qur’an.

Salah satu mushaf Al-Quran di percetakan Al-Quran, Madinah.  (foto: Muja HD-kabarhukum.com)
Salah satu mushaf Al-Quran di percetakan Al-Quran, Madinah.
(foto: Muja HD-kabarhukum.com)

Seperti diketahui, pusat percetakan Al-Qur’an ini setiap tahunnya mencetak sebanyak 10 juta eksemplar mushaf Al-Qur’an yang terdiri dari 26 macam mushaf dengan model tulisan dan riwayat yang berbeda-beda. Delapan rekaman tilawah Al-Qur’an dalam bentuk kaset dan cd serta terjemahan Al-Qur’an dalam 59 bahasa.

Selain itu, mencetak lebih dari 50 judul karya ilmiah dan menerbitkan majalah ilmiah dua kali dalam setahun. Serta mengelola seminar tahunan masalah tajwid. Selain itu juga mengatur lintas symposium ilmiah yang telah menghasilkan lebih dari 280 karya ilmiah yang teruji dan terpercaya.

Para pengunjung membeli Al-Quran dari pusat percetakannya langsung. Al quran yang dijual di sini jauh lebih murah dibandingkan dengan yang dijual di luar. Biasanya Al-Quran yang dibeli di sini langsung disedekahkan oleh pengunjung  ke Masjid Nabawi dan Masjidil Haram, selain dibawa pulang ke rumah.  (Foto: Muja HD-kabarhukum.com)
Para pengunjung membeli Al-Quran dari pusat percetakannya langsung. Al quran yang dijual di sini jauh lebih murah dibandingkan dengan yang dijual di luar. Biasanya Al-Quran yang dibeli di sini langsung disedekahkan oleh pengunjung ke Masjid Nabawi dan Masjidil Haram, selain dibawa pulang ke rumah.
(Foto: Muja HD-kabarhukum.com)

Dipercetakan Al-Qur’an ini juga terdapat sekitar 1.900 karyawan, yang di dalamnya terdapat berbagai peralatan teknologi, perkantoran dan berbagai ilmuan yang keseluruhan dapat menjamin kualitas asli terbitannya. Ditambah lagi penerapan pengawasn produk yang berlapis dan terpercaya dalam semua bidang pekerjaan yang berbeda-beda.

Hasil terbitnya selain dibagikan ke dua masjid besar Nabawi dan Masjidil Haram, juga dibagikan keseluruh masjid di seluruh dunia Islam, para jama’ah haji dan seluruh pengunjung pusat percetakan Al-Qur’an. (*)


laporan: Muja HD

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda