Jakarta, 9 Tahun Duduki Peringkat Pertama Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

KABARHUKUM-Jakarta | Sejak Tahun 2006 atau selama 9 tahun lamanya, DKI Jakarta tetap menduduki peringkat pertama sebagai daerah yang banyak terjadi tindak kekerasan kepada perempuan dan anak. Peringkat tak sedap ini disampaikan Ketua P2TP2A, Wien Ritola Tasmaya saat berada di Polda Metro Jaya, Kamis (27/8/2015).

ilustrasi
ilustrasi

Wien menjelaskan dari sekian banyak kasus yang terjadi, kekerasan fisik kerap menimpa perempuan, khususnya perempuan dalam konteks rumah tangga. Kekerasan dalam rumah tangga menduduki peringkat teratas, dimana faktor keluarga dan orang terdekat malah kerap menjadi pelaku utama kekerasan terhadap perempuan.

Sementara kekerasan seksual banyak menimpa anak, khususnya anak perempuan. P2TP2A mencatat, dari sekian banyak jenis kekerasan, kekerasan seksual kerap menimpa anak. Perkosaan, pencabulan, perdagangan untuk seksual kerap menimpa anak anak.

Melihat kenyataan ini, P2TP2A berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk turut serta menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak. Caranya, melalui akses peradilan yang fair dan memenuhi kebutuhan anak dan perempuan.(*)


 

editor: ki andang
sumber: republika

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda