Pemeriksaan Dugaan Korupsi Pembangunan Masjid Agung Ahmad Bakrie, Terus Digenjot

ilustrasi korupsi

KABARHUKUM-Medan | Dugaan penyelewengan dana pembangunan Masjid Agung Ahmad Bakrie, Kisaran, Sumatra Utara yang bersumber dari APBD Kabupaten Asahan pada tahun 2011-2013, jadi perhatian serius Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu).

ilustrasi korupsi
ilustrasi korupsi

Terbukti pada Jumat (28/8/2015) kemarin, empat orang tim penyidik Kejatisu melakukan pemeriksaan dan pengecekan fisik terhadap masjid tersebut. Jaksa menduga ada terjadi korupsi dalam proyek multiyears dalam tahap pembangunan yang diketahui semula Rp 45 Milliar menjadi Rp 63 Milliar.

Kasi Penyidik Kejati Sumatra Utara, Novan Hadian, di Medan membenarkan pemeriksaan tersebut dan menambahkan kalau pemeriksaan bisa belangsung hingga Sabtu, (29/8/2015). Alasan hingga bisa dua hari dikarenakan pihak penyidik tidak hanya melakukan pengecekan kondisi fisik bangunan namun juga dokumen dari rancangan pembangunan guna mengetahui apa telah sesuai ketentuan.

Lanjut Novan, hasil dari pemeriksaan ini akan menjadi bahan untuk proses selanjutnya, karena sebelumnya mereka juga telah memeriksa pejabat terkait dan juga rekanan. Untuk diketahui para pejabat dan rekanan tersebut adalah Sekretaris daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan, Drs Sofyan, Asisten I, Taufik Z, Kepala Keuangan, Asrul dan PPK Masjid Agung, Suratno, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU), Taswir dan Mantan Ketua DPRD Asahan, H Benteng Panjaitan.(*)


editor: ki andang

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda