Ini Dia Tanggapan Ketua MPR Terkait Rencana Aksi Buruh Kepung Istana Besok

KABARHUKUM-Jakarta |Rencana Aksi yang akan digelar oleh buruh pada hari Selasa, 1 September 2015 nanti merupakan salah satu wujud berdemokrasi.

zulkifli hasan
Zulkifli Hasan, Ketua MPR. (harianterbit)

Demikian disampaikan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Zulkifli Hasan.

“Menyampaikan pendapat dengan melakukan unjuk rasa adalah hak dan dilindungi oleh undang-undang,” ujarnya, Minggu (30/8/2015)

Zulkifli menambahkan, bahwa unjuk rasa merupakan pilihan dari publik untuk mengkritik dan mengingatkan pemerintah akan nasib masyarakat.

“Apalagi buruh adalah salah satu kelompok masyarakat yang rentan dengan Pemutusan Hubunga Kerja, seiring dengan perekonomian yang terus melemah,” ungkap Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Namun Zulkifli mengingatkan, bahwa unjuk rasa yang akan dilakukan tidak boleh merusak fasilitas umum serta penggunaan ruang publik secara tertib.

“Unjuk rasa nanti harus berjalan dengan damai dan jangan sampai berujung pada kerusuhan,” tegasny.

Kalau itu terjadi, kata Zulkifli, tentu akan berimbas pada iklim investasi di dalam negeri.

“Dalam situasi ekonomi yang buruk saat ini, pandangan buruk investor atau larinya investor ke luar negeri justru akan semakin memperburuk situasi perekonomian Indonesia,” pungkasnya. (*)


Editor: Maestro Sihaloho

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda