Netralitas PNS di Kota Medan, Akhyar Nasution: PNS yang Mestinya Ditanya

KABARHUKUM-Medan | Calon Wakil Walikota Medan nomor urut 1, Akhyar Nasution menegaskan, dirinya dan pasangannya menginginkan agar PNS tetap netral dalam kontestasi pilkada Medan. Namun demikian, Akhyar lebih menekankan agar netralitas tersebut lebih ditekankan serta dipertanyakan kepada PNS yang bersangkutan.

Akhyar Nasution  (foto: Dhabit Barkah Siregar-kabarhukum.com)
Akhyar Nasution
(foto: Dhabit Barkah Siregar-kabarhukum.com)

“Kalau kami maunya, ya PNS harus netral. Tapi PNS-nya itu sendiri yang mestinya ditanya. Karena tentu kami ingin menang secara elegan,” kata Akhyar dalam dialog Netralitas PNS di Pilkada Medan, Mungkinkah?’ di Medan Club, Senin (31/8/2015) tadi.

Ahkyar menegaskan, mereka sangat melarang keras cara-cara black campain. Namun, ia menyindir jangan melempar bola sembunyi tangan.

“Kami tidak pernah melakukan black campain. Namun kadang politik ini kan bisa ada permainan melempar bola. Tapi kami tegaskan, pasangan kami adalah orang yang beretika dan bermoral. Tentu akan mengikuti semua aturan yang sudah ditentukan,” terangnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Dialog Publik, Edison Tamba menjelaskan, dalam data yang mereka peroleh dari BKD Pemprovsu, terdapat sekitar 2.700 PNS di jajaran Pemko Medan. “Kita perlu membahas agar persoalan netralitas bisa terjaga,” kata dia. (*)


laporan: Dhabit Barkah Siregar

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda