Gawat, Panti Pijat The Red Spa Bisa Pijat Atas Bawah

Red Spa

KABARHUKUM-Medan | Keberadaan panti pijat di kawasan Kecamatan Helvetia, Medan, yang menawarkan layanan plus-plus semakin merajalela. Diduga pula, kalau tempat prostitusi yang berkedok panti pijat dan SPA ini telah mengkondisikan aparat kepolisian maupun Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (disbudpar) Kota Medan.

Salah satu spa plus-plus itu yakni, The Red Spa yang berada di Jalan Veteran, Simpang Helvetia, Brayan Trade Center No 99-100 Medan. Dari hasil penelusuran wartawan, Kamis (1/10/2015) malam kemarin, spa ini diketahui menyediakan jasa layanan cewek pemuas syahwat pria hidung belang. Ironisnya, spa tersebut diduga tidak memiki izin operasional dari Disbudpar Kota Medan.

Anehnya, di dinding atas ruko dua pintu itu jelas-jelas terpajang merek The Red Spa. Namun, pihak pengusaha hanya menyediakan lulur dan massage akan tetapi mereka tidak menyediakan fasilitas spa. “Mau apa pak, kami punya beberapa fasilitas. Mau lulur atau massage. Kalau SPA kita tidak ada,” ujar sang kasir kepada wartawan yang kala itu sedang melakukan penelusuran praktik prostitusi di SPA tersebut.

Selang beberapa menit, prkatik tawar-menawar harga pun terjadi. Kasir itu pun menawarkan beberapa wanita yang bekerja sebagai terapis. “Kebetulan pak, si Micel dan Mita sedang kosong dan tidak ada job. Kalau harga yang kami tawarkan tarifnya Rp 250 ribu tapi dipotong diskon 30% sekali lulur,” tutur wanita seksi itu.

Setelah tawar menawar harga pas langsung tancap gas, meminjam syair lagunya Iwan Fals, dan para wanita seksi itu pun mengajak masuk pelanggannya ke dalam salah satu kamar. Sesampainya di dalam kamar itu, seorang wanita yang bertubuh agak tambun pun menyambangi kamar di mana tamunya yang sudah menunggu. “Ayok, Bang, tidur di atas,” ajak Micel sembari mematikan lampu di dalam kamar.

Selanjutnya, wanita itu memerintahkan supaya tamunya untuk membuka seluruh pakaian yang dikenakannya. Di situ, Micel, sempat bertanya kembali. “Maaf, Bang, ini mau kusuk atas apa kusuk bawah juga?” tanya Micel yang mengenakan baju seperti pakaian traning renang namun diberi gembok di kancingnya. (*)


laporan: Adek Siahaan

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda