Diyakini Jadi Sumber Insiden, Sepuluh Gereja Tak Berizin Didesak Dibongkar di Singkil

Gereja tak berizin yang dibakar massa di Aceh Singkil. (foto: net)

KABARHUKUM-Singkil | Berdirinya rumah ibadah Gereja yang tak mempunyai izin di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, menjadi salah satu pemicu insiden berdarah Aceh Singkil pada Selasa (13/10/2015) lalu. Karena itu, sejumlah gereja ilegal didesak untuk dibongkar karena menjadi salah satu pemicu insiden Aceh Singkil pada 13 Oktober lalu.

Seperti diketahui, satu orang umat muslim, Syamsul bin Idal, tewas ditembak dalam insiden yang terjadi di Desa Suka Makmur, Kecamatan Gunung Meriah, Singkil itu. Idal (70 tahun), ayah korban penembakan itu, mendesak kepolisian mengusut tuntas dan menghukum berat pelaku pembunuhan terhadap anaknya.

Gereja tak berizin yang dibakar massa di Aceh Singkil.  (foto: net)
Gereja tak berizin yang dibakar massa di Aceh Singkil.
(foto: net)

Desakan warga dan umat Islam setempat membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Singkil pada Senin (19/10/2015) siang, dikabarkan berencana akan membongkar gereja-gereja ilegal tersebut. Belum diketahui apakah rencana itu bisa dikonfirmasi atau tidak. Namun, pasukan keamanan Kepolisian Daerah NAD telah tiba dari Banda Aceh, Senin (19/10/2015) dinihari tadi ke Singkil. Mereka terdiri atas pasukan Barakuda dan Gegana. Aparat kepolisian Aceh Singkil juga sudah mulai menyebar sejak pukul 07.00 WIB.

Sebelumnya, kelompok aktivis Islam FPI Aceh saat bertakziah ke kediaman korban, telah meminta Pemkab Aceh Singkil membongkar gereja-gereja ilegal Senin ini. “Dan jika gereja yang dimaksud tidak juga dibongkar sesuai dengan kesepakatan, maka umat Islam akan membongkar sendiri,” ucap Ustaz Hambalisyah Sinaga, juru bicara Forum Umat Islam Aceh Singkil, pada Sabtu (17/10/2015) kemarin.

Menurut data Forum Umat Islam Aceh Singkil, gereja-gereja ilegal yang didesak agar dibongkar berjumlah sepuluh gereja. Kesepuluh gereja tersebut bahkan sudah diakui pemda setempat tak mempunyai izin pendirian rumah ibadah. Gereja illegal tersebut adalah GKPPD Desa Sangga Beru Silulusan Kecamatan Gunung Meriah, GKPPD Desa Pertabas Kecamatan Simpang Kanan, GKPPD Desa Kuta Tinggi Kecamatan Simpang Kanan, GKPPD Desa Tuhtuhan Kecamatan Simpang Kanan, GKPPD Desa Dangguran Kecamatan Simpang Kanan, GKPPD Desa Mandumpang Kecamatan Suro, GKPPD Desa Siompin Kecamatan Suro, GMII Desa Siompin Kecamatan Suro, GKPPD Desa Situbuh Tubuh Kecamatan Danau Paris, dan Gereja Katolik Desa Lae Balno Kecamatan Danau Paris. (*)


sumber: republika

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda