Beberkan Kasus OTT di PN Stabat, Polda Sumut Tunggu Kapolda

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting.

KABARHUKUM-MEDAN | Polda Sumut belum mau membeberkan oknum juru sita Pengadilan Negeri (PN) Stabat yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Tim Saber Pungli Polda Sumut pada Selasa (29/8/2017) kemarin.

Belum diberkannya kasus tersebut ke publik dengan alasan masih menunggu Kapolda Sumut, Irjend Pol Paulus Waterpauw yang saat ini tengah berada di luar kota.

“Rencananya, Kapolda akan memimpin langsung paparan penangkapan oknum juru sita PN Stabat tersebut di Poldasu, Kamis (31/8/2017) ini,” ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Ginting menjawab wartawan Rabu, (30/8/2017).

Oleh karena itu, Rina meminta awak media untuk bersabar. “Masih menunggu Pak Kapolda yang saat ini berada di luar kota. Kemungkinan besok (Kamis-red) akan dipaparkan langsung oleh Pak Kapolda. Mohon bersabar, ya,” pinta Rina.

Terpisah, Kasubdit IV/Renakta Poldasu, AKBP Sandy Sinurat yang memimpin langsung OTT tersebut mengaku sudah memberikan data dan keterangan penangkapan Edy Syahputra ke Bidang Humas Poldasu. “Bahan dan keterangannya sudah saya sampaikan ke Humas. Silahkan kawan-kawan tanyakan ke sana saja, ya,” jawab Sandy dari seberang telepon.

Informasi sebelumnya, Tim Saber Pungli Polda Sumut mengamankan oknum juru sita PN Stabat berinisial ES dalam sebuah OTT di sebuah rumah makan di Stabat.

Pada OTT itu, oknum tersebut meminta uang terhadap M Nur, seorang pengusaha senilai Rp7 juta dengan iming-iming, pengadilan tidak akan mengeksekusi lahannya. Akan tetapi, belakangan diketahui surat eksekusi yang diterima hanya akal-akalan saja demi meraup keuntungan dari korban.(*)


Laporan: Adek Siahaan

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda