Ketua PD Muhammadiyah Deliserdang Pimpin Aksi Solidaritas Bela Rohingya

Ketua PD Muhammadiyah Deliserdang, Ibnu Hajar menyampaikan orasinya dalam aksi unjukrasa Aliansi Ormas Islam Deliserdang di Gedung DPRD Deliserdang, Jum'at (7/8).

KABARHUKUM-Lubuk Pakam | Ratusan massa dari Aliansi Ormas Islam dan masyarakat Deliserdang menyambangi kantor DPRD Deliserdang guna menyampaikan aspirasi mereka terkait tragedi kemanusian yang dialami etnis muslim Rohingya.

Dalam unjuk rasa yang bertajuk ‘Aksi Solidaritas Bela Rohingya’ tersebut, sejumlah perwakilan dari elemen ormas Islam turut menyampaikan orasi, seperti dari al-Washliyah, Nahdatul Ulama, Muhammadiyah, BKPRMI, Pemuda Muhammadiyah, ‘Aisiyah Pemuda Anshor dan lain-lain

Koordinator aksi H. Ibnu Hajar SSos mengatakan, bahwa tindak kekerasaan yang dilakukan pemerintahan Myanmar kepada Muslim Rohingya sudah diluar batas kemanusian dan sangat biadab. “Dalam sepekan ini saja sudah tercatat lebih dari seribu muslim Rohingya yang jadi korban kebiadaban pemerintahan Myanmar, termasuk perempuan dan anak-anak,” ujar Ibnu Hajar, Jum’at (7/8)

Maka dari itu, kata Ibnu, Aliansi Ormas Islam dan masyarakat Deliserdang menyampaikan beberapa tuntutan.

Pertama,mendesak ASEAN untuk menekan Myanmar agar menghentikan praktik genosida terhadap etnis muslim Rohingya.”Jika hal itu tak diindahkan oleh pemerintah Myianmar,maka wajar bagi ASEAN untuk mempertimbangkan pembekuan keanggotaan negara tersebut di Asean,” tegas Ibnu Hajar yang juga merupakan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiayah Kabupaten Deliserdang

Kedua, masssa mendesak pemerintah Republik Indonesia untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Myanmar. “Kalau perlu tarik Dubes Indonesia dari Myanmar dan usir Dubes Myanmar dari Indonesia,” sebutnya.

Ketiga, mendesak PBB agar segera mungkin menghentikan praktik genosida yang dilakukan pemerintahan Myanmar terhadap etnis muslim Rohingya.

Massa Aksi Aliansi Ormas Islam Deliserdang.

Keempat, mendesak para aktivis HAM dan kemanusian di seluruh dunia untuk memberikan perhatian serius terhadap kasus genosida etnis Rohingya, sehingga tragedi ini segera bisa diakhiri.

Dan kelima, meminta kepada pemerintah Indonesia untuk mempertimbangkan kemungkinan disedikannya sebuah kawasan di Indonesia untuk menampung pengungsi Rohingya.

“Harapan kita, semoga apa yang kita tuntut ini didengarkan dan segera mungkin bisa diteruskan kepada DPR RI dan Presiden RI,” sebutnya.

Pada kesempatan itu, massa aksi unjuk rasa diterima langsung oleh Ketua DPRD Deliserdang Ricky Perdana, Wakil Ketua DPRD Deliserdang Imran Obos dan sejulah anggota dewan lainnya. (*)

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda