Tiba-tiba Mundur Jadi Pengacara Setnov, Ini Penjelasan Otto Hasibuan

Otto Hasibuan.

KABARHUKUM-Jakarta | Advokat Otto Hasibuan mengundurkan diri sebagai pengacara Ketua DPR Setya Novanto yang menjadi tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan KTP-elektronik.Pengunduran Otto tepat lima hari sebelum sidang perdana Setnov digelar.

“Saya menyatakan, saya tidak akan meneruskan untuk jadi kuasa hukum di pengadilan, saya memutuskan untuk mengundurkan diri terhitung tanggal kemarin dan berlaku hari ini. Saya ucapkan terima kasih atas kepercayan Novanto dan selamat berjuang,” kata Otto Hasibuan di gedung KPK Jakarta, Jumat (8/12).

Otto baru bergabung untuk menjadi tim penasihat hukum Setya Novanto dalam kasus yang diduga menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 2,3 triliun itu sekitar sebulan lalu. Pengacara Setnov yang lainnya adalah Fredrich Yunadi dan Maqdir Ismail.

“Sebulan saya jadi kuasa hukum SN (Setya Novanto). Sekarang setelah saya tangani perkara ini, dalam perjalanannya di antara kami dan SN, saya melihat belum ada kesepakatan yang jelas tentang tata cara penangananan suatu perkara sehingga akan merugikan dia dan terhadap saya dan itu akan menyulitkan saya untuk melakukan suatu pembelaan terhadap klien,” ungkap Otto.

Pengunduran Otto ini dilakukan hanya lima hari menjelang sidang perdana Setya Novanto yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Desember 2017. Otto mengatakan hal ini sudah ia sampaikan saat menjenguk Setnob di Rutan KPK pada Kamis (7/12) sore lalu.

“Saya sudah sampaikan hal ini langsung, saya harus jujur. Waktu saya datang ke sana, surat sudah saya buat tapi saya merasa tidak enak langsung memberikan ke dia, yang penting lisan dulu dan sudah ditandatangani kemarin dan hari ini saya akan serahkan ke Novanto dan KPK, ke Pak Damanik,” tambah Otto.

Otto mengaku pengunduran dirinya sesuai dengan kode etik profesinya sebagai pengacara yang menyebutkan salah satu alasan yang dapat menyebabkan seorang advokat mengundurkan diri adalah kalau di antara advokat dan kliennya tidak menemukan kata sepakat tentang cara-cara penanganan perkara.”Nah apa itu tentunya banyak hal yang tidak bisa saya sampaikan karena itu kan menyangkut rahasia klien jadi harus saya lindungi itu sampai kapanpun,” jelasnya.(*)

 

Sumber: Antara

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda