Keluarga Fachri Albar akan Ajukan Rehab, Renata Masih Shock

Fachri Albar dan Renata Kusmanto

KABARHUKUM-Jakarta | Aktor tampan, Fachri Albar, menjadi tersangka penyalahgunaan narkoba. Ketika ditangkap Rabu (15/2/2018) kemarin, urine Fachri mengandung metamfetamin dan amfetamin. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa 0,8 gram sabu dalam plastik klip, 13 dumolid, satu camplet, dan puntung bekas pakai ganja di salah satu ruangan Fachri Albar yang berada di lantai satu rumahnya.

Sandy Arifin, kuasa hukum Fahcri, mengatakan, sudah ada rencana keluarga untuk mengajukan rehabilitasi. “Belum, sementara belum. Kita akan mengajukan Insya Allah,” ucap Sandy Arifin di Polres Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2018) malam.

Fachri Albar ditangkap di rumahnya di depan istrinya, Renata Kusmanto, dan anak-anaknya. Renata Kusmanto pun sudah berada di Polres Jakarta Selatan mendampingi Fachri Albar dan menjalani tes urine yang hasilnya negatif.

Kondisi Renata pun sampai saat ini masih cukup kaget dan shock. “Renata baik-baik. Shock ya pastilah minta doanya aja buat sahabat saja,” ucapnya.

Sementara itu, menurut Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto untuk rehabilitasi ada beberapa hal yang harus dilihat. “Jadi kasus ini kan jelas sudah tertangkap dengan barang bukti. Kalau rehabilitasi itu kan ketika orang belum tertangkap, tapi dia menggunakan, dia dengan kesadaran diri atau keluarganya mengajukan rehabilitasi ke pihak kepolisian, dengan BNN, ataupun pihak rumah sakit yang mengelola undang-undang narkoba,” tutur Mardiaz yang mantan Kapolrestabes Medan ini.

“Tentunya kalau berkenaan dengan rehabilitasi kita lihat sejauh mana ketergantungan tersangka terhadap barang tersebut. Rehabilitasi pun tidak menghapus hukum pidana, paling kalau memang dia betul-betul dala ketergantungan tinggi, kita titipkan dia di panti rehab sambil kita menunggu kasusnya bergulir di kejaksaan,” tambahnya. (*)

ARTIKEL TERKAIT