Terbanyak Dalam Sejarah, FK UMSU Yudisium 100 Dokter

KABARHUKUM-Medan | Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar yudisium dan pengambilan sumpah 100 dokter muda (S.Ked) Angkatan XII di Aula Gedung FK UMSU di Jalan Gedung Arca Medan, Sabtu (28/2).

Acara diawali dengan pembacaan pengumuman SK kelulusan dokter muda oleh Wakil Dekan I dr Masliana Siregar. Selanjutnya, 100 dokter membacakan lapaz sumpah dipimpin seorang lulusan Anwarul Mizan, S.Ked disaksikan Rektor Dr Agussani, MAP, WR I Dr Muhammad Arifin Gultom, M.Hum, Sekretaris Universitas Gunawan, M.Th, Dekan FK UMSU Prof Dr Gusbakti Rusip, para wakil dekan, staf ahli rektor serta dosen. Setelah penandatanganan lapaz sumpah, rektor menyerahkan piagam bagi lulusan terbaik Muhammad Solih Nasution (IPK 3, 93) kemudian penyerahan sertifikat kelulusan kepada dokter muda.

Rektor Dr Agussani, MAP mengatakan yudisium dan pengucapan sumpah merupakan langkah awal dalam menggeluti profesi seorang dokter. Seiring dengan komitmen UMSU mencetak dokter yang profesional, rektor berharap para dokter muda harus meraih kesuksesan, namun ukuran keberhasilan sebagai profesi dokter tergantung penilaian masyarakat dan ketaatan menjalankan sumpah. Untuk itu, rektor berpesan kepada para dokter muda dalam melaksanakan Co-asisten agar mendahulukan aspek kemanusiaan kepada pasien.

Rektor mengatakan FK menjadi fakultas unggulan. Untuk itu UMSU terus mendorong agar fakultas ini agar terus berkembang dan maju untuk menghadapi persaingan. Rektor menyatakan rasa bangga karena baru kali ini dia menghadiri yudisium 100 dokter muda sepanjang 10 tahun FK berdiri. Ini capaian luar biasa. Rektor berkeinginan FK harus meraih akreditasi A pada 2019. Rektor juga mengapresiasi lulusan FK UMSU diterima menjadi dokter perwira di Angkatan Darat dan institusi lain. Sejalan dengan capaian yang mengharumkan dan jalinan kerjasama internasional yang telah dibangun, pimpinan universitas tengah merancang program magang di rumah sakit luar negeri bagi lulusan FK UMSU.

Dengan demikian, rektor optimis dokter lulusan FK UMSU akan menjadi dokter yang profesional. Pelajaran agama dan dakwah yang cukup kuat didapatkan di kampus menjadi benteng dalam menjalankan sumpah dokter muda.

Rektor mengucapkan selamat kepada sarjana dokter dan mengapresiasi para orangtua yang telah mempercayakan anaknya meraih gelar dokter di FK UMSU.

Sebelumnya, Dekan FK UMSU Prof Dr Gusbakti Rusip, M.Sc. dalam sambutannya mengatakan langkah selanjutnya setelah yudisium dan pengucapan sumpah, para dokter dapat mengikuti program Co-asisten di rumah sakit pendidikan utama dan rumah sakit jejaring UMSU diikuti supervisi

Prof Gusbakti mengatakan, FK UMSU masih menyandang 10 besar tingkat nasional yang mana mahasiswanya banyak lulus program UKMPPD. Selain itu, lulusan FK telah bertugas di sejumlah rumah sakit, dokter TNI dan institusi lainnya. Prof Gusbakti berharap para sarjana dokter mematuhi peraturan yang berlaku di rumah sakit tempat co-asisten dan mengaplikasi sumpah dokter.

Direktur RSU Lubukpakam dr Hanif Fahri, Sp. KJ mengatakan pihaknya siap menerima para dokter muda untuk melakukan praktik Co-asisten selama dua tahun. Dia yakin dokter muda UMSU mampu memberikan pelayanan terbaik kepada pasien, karena para lulusan selama di bangku kuliah mendapatkan didikan dokter islami. Turut hadir dalam acara yudisium pimpinan rumah sakit sakit jejaring UMSU seperti RSU Dr Pirngadi Medan dan RS Bhayangkara. (*)

ARTIKEL TERKAIT