Oknum Guru Terduga Penganiaya Siswa SMAN 1 Amandraya Nisel Bakal Ditindak Tegas

Ilustrasi Hukum Materil dan Formil.

KABARHUKUM – Medan | Oknum guru di SMA Negeri 1 Amandraya Nias Selatan berinisial NH dinilai telah mencoreng citra pendidikan karena diduga telah melakukan penganiayaan terhadap salah seorang siswanya, JM hingga menderita berkepanjangan. Untuk itu, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara akan memberikan sanksi tegas kepada NH, agar peristiwa yang sama tidak terulang lagi.

“Jika benar guru tersebut melakukan penganiayaan terhadap siswanya maka kita berikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegas Arsyad Lubis, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Kadisdiksu), di kantor Disdiksu Jl T Cik di Tiro Medan, Selasa (6/3/2018).

Didampingi Kepala UPT Nias Selatan WR Zulu MAP, Kadisdiksu Arsyad menyampaikan atas peristiwa ini ia merasa kecewa dan menyesalkan terjadinya kasus kekerasan dan penganiayaan tersebut. Ia berharap kedepannya dengan ditindak tegasnya pelaku penganiayaan bisa membuat tidak terulang lagi masalah yang sama yang dapat merusak citra pendidikan.

Arsyad berjanji, akan menyelesaikan kasus siswa di sekolah tersebut dan menindaklanjuti hasil laporan dari pemeriksaan medis dan laporan pihak kepolisian.

akan menindak tegas oknum guru tidak tetap (GTT) bidang studi olahraga berinisial NH yang diduga melalukan kekerasan terhadap siswa kelas III, NH.

Seperti diketahui, JM, siswa kelas III SMA Negeri 1 Amandraya Nias Selatan diduga mengalami kekerasan dengan pemukulan dan penganiayaan yang dilakukan oknum guru berinisial NH tanggal 19 Agustus 2017 lalu. Selain dipukul pada bagian tengkuk, JM juga mengalami pemukulan pada bagian kepala dan sempat mengalami pingsan.

Korban kini menjalani rujukan medis di RS Murni Teguh Medan dikarenakan diagnosa terdapat pembekuan darah pada bagian kening diduga akibat pemukulan yang dilakukan NH.(*)

ARTIKEL TERKAIT