Sejukkan Pilgugubsu 2018, Forum Da’i Deliserdang dan Muslimin Berjuang Tolak Politisasi Agama

Silaturrahim Forum Da'i Deliserdang dan Muslimin Berjuang.

KABARHUKUM-Deliserdang | Jelang pegelaran pesta demokrasi Pilgubsu 2018, Forum Da’i Deliserdang dan Muslimin Berjuang Pemenangan DJOSS No. 2 siap tampil menjaga mesjid dan menjaga polarisasi dalam masyarakat yang mencoba mengangkat isu-isu agama.

Demikian psan moral yang disampaikan Ketua Tim Muslimin Berjuang Zaharuddin, SE dalam pertemuan silaturrahmi bersama di rumah makan Famili Jl. SM. Raja Medan pada hari Senin (5/3/2018).

Zaharuddin menilai, bahwa dinamika politik tahun ini kemungkinan segala jurus akan dilakukan, terutama masalah agama. Karena itu ia mengajak agar para da’i dapat memberikan pemahaman kepada jamaah untuk tidak terpengaruh. “Jangan karena agama kita terpecah. Mari kita kita ciptakan suasana sejuk ditengah-tengah masyarakat, di mesjid, kita sadar akan keragaman sebagai sunnatullah, mari kita ajak umat ini menghargai perbedaan,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Syekh Muda Marasutan Ritonga. S. Ag, mewakili Forum da’i. Ia menegaskan, bahwa pihaknya sudah satu visi dalam membangun Sumut, khususnya di Deli Serdang. Lanjutnya, da’i Deliserdang siap mengajak umat Islam menyampaikan dakwah dalam bingkai ke-Indonesiaan yang majemuk, tanpa mempertentangkan agama. “Jangan kita membuat ketersinggungan orang lain karena Pilkada, dakwahnya Rasulullah ketika di Madinah, hidup rukun dan damai, Islam mencerahkan antara warga dan pemeluk agama. Kita cinta NKRI, Pancasila, UUD 45, dan Bhinneka Tunggal Ika,” jelasnya.

Menurut Ustad Dodi Mahendra, SHi dan Ustad Mukhlisin, Shi, dua sosok da’i yang selalu aktif  berceramah di masyarakat menyampaikan pesan, bahwa  mestinya nilai-nilai Islam harus kita praktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Ustadz Dodi, masih banyak yang bisa kita perjuangkan untuk membuat Sumut lebih baik. “Kita malu kalau pemimpin masih korupsi, suap masih berjalan, pejabat banyak masuk penjara. Kita butuh pemimpin bersih, jalan bagus,” ungkapnya.

Sementara itu ustadz Mukhlisin menekankan, bahwa sebagai penyambung lidah kepada masyarakat, maka para da’i seyogianya sampaikanlah Islam yang damai dan rahmatan lil alamin. “Kami siap menjaga agar tidak terjadi konflik ditengah-tengah umat, menolak politisasi agama. Kami juga mengajak untuk menjaga kondusifitas umat di Deliserdang,” tegasnya. (*)

ARTIKEL TERKAIT