Teknik Sipil UMSU dan PT WIKA Beton Gelar Seminar Nasional Transportasi

KABARHUKUM-Medan | Program Studi  Teknik Sipil  Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU)  bekerjasama dengan PT Wijaya Karya Beton Tbk menggelar Seminar Nasional dengan Tajuk “Sistem Transportasi Pintar untuk Transportasi Massal Perkotaan dan Transportasi Regional di Sumut”. Kegiatan yang  dibuka oleh Wakil Rektor I UMSU Dr. Muhammad Arifin Gultom SH MHum ini di gelar di Aula Kampus Utama UMSU, Jl. Kapten Mukhtar Basri Medan, Kamis (29/3/2018).

Di awal kegiatan, antara pihak UMSU dan  PT Wijaya Karya Beton Tbk sebagai sponsor utama kegiatan seminar nasional ini mengukuhkan jalinan kerjasama  yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding) antara keduabelah pihak. Penandatangan MoU ini  dari  UMSU diwakili oleh WR I Dr. Muhammad Arifin Gultom SH MHum, sedangkan dari piha PT WIKA Beton diwakili oleh Direktur Teknik Ir Sidiq Purnomo.

Dalam sambutannya, WR I UMSU mengatakan, bahwa seminar nasional  ini merupakan kegiatan yang sangat menarik, karena membahas persoalan transportasi kekinian. Menurutnya, persoalan transportasi adalah isu yang selalu menggelitik untuk diperbincangkan dan diekspolorasi, karena ini terkait erat dengan kepentingan publik, terutama di daerah perkotaan,” ujar Arifin.

Karena itu, Arifin berharap seminar ini bisa memberi manfaat dan kontribusi  bagi semua pihak. “Khusus bagi mahasiswa, tentunya ini sangat penting untuk menambah wawasan terkait persoalan transportasi,” katanya.

Sementara itu Dekan Fakultas teknik UMSU Munawar A Siregar ST MT menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan seminar nasional  yang dilakasanakan Prodi Teknik Sipil ini. Seminar nasional ini, kata Munawar,  merupakan bentuk kegiatan keilmuan  akademik yang ada di Fakultas Teknik UMSU juga. “Tentunya seminar  ini sangat bermanfaat bagi  mahasiswa dan dosen FT UMSU. Dan selain itu kegiatan ini juga merupakan bentuk sumbangsih FT UMSU untuk perbaikan kualitas transportasi, khususnya untuk Sumut,”  jelasnya.

Munawar  juga  berharap, seminar nasional ini akan bermanfaat menambah wawasan bagi mahasiwa FT UMSU, bahwa ilmu yang didapat di bangku kuliah itu banyak perbedaan dengan kenyataan di lapangan, walaupun tentu ada benang merahnya. “Jadi, ketika nanti tamat mahasiswa tidak lagi terkejut meghadapi kenyataan di dunia profesional ,” pungkasnya

Sedangkan Ketua Prodi Teknik Sipil FT UMSU Dr Ade Faisal menjelaskan, tujuan penyelenggaraan ini adalah dalam rangka mentransfer ilmu dan teknologi. Namun, lanjutnya, seminar kali ini sengaja merancang seminar nasional ini lebih serius. Artinya, hasil seminar ini rencananya akan dibukukan dan kemudian diakhiri dengan membuat sebuah rekomendasi. “rekomendasi ini tertuang dalam buku yang nantinya kita terbitkan secara resmi dengan nomor ISBN dan kemudian akan kita sebarkan ke berbagai stake-holder, terutama kepada pihak pemangku kebijakan (pemerintah-red)  di tingkat propinsi dan kabupaten/kota seluruh wilayah Sumatera,”  kata Ade yang juga menjabat sebagai WD I FT UMSU ini.

Lewat rekomendasi  yang dihasilkan dari seminar ini, Ade Faisal berharap bisa membantu mengatasi permasalahan transportasi yang kompleks.  Menurutnya, persoalan tranportasi sama dimana saja di negara-negara berkembang, terutama tentang timbulnya fenomena yang unik yang oleh kacamata awam itu disebut  dengan “kemacetan”.

Namun  persoalan transportasi bukan sesederhana persoalan kemacetan saja.  Menurutnya, masih banyak persoalan lain yang perlu kita cermati sebagai akses dari permasalahan transportasi, misalnya masalah urbanisasi, peningkatan ekonomi, lingkungan dan sebagainya. “Jadi,  upaya untuk mengatasi permasalahan transportasi  yang kompleks itu memerlukan pendekatan yang holistik, bukan secara parsial,” ,” ujarnya didamping Sekretaris prodi Teknik Sipil  Irma Dewi ST MT.

Karena itu, kata Ade Faisar, dalam seminar nasional ini sengaja dihadirkan sejumlah sejumlah pebicara kunci (kaynote speaker) dan narasumber yang berkompeten dibidangnya, seperti; Ir Sidiq Purnomo (Direktur Teknik PT WIKA Beton), Prof Dr Ir Dadang Parikesit (Pakar Transportasi UGM), Dr Ing Joewono Prasetijo (Ketua Jabatan Teknologi Kejurutaraan Pengangkatan Rel UHTM Malaysia), M Husin Gultom ST MT (Praktisi dan Dosen UMSU), Amanna Gappa ST MHum, (Kepala Balai Perkeretaapian Sumbagut), Dr Ade Asmi  (praktisi dan dosen Universitas Bakrie), Ir Burhan Batubara (Perhimpunan pengembangan Jalan Indonesia), Andri ST MT (Praktisi UMSU).

Acara yang diselenggarakan sehari penuh, mulai dari pukul 09.00 hingga 17.30 ini mendapat perhatian antusias dari sejumlah akademisi  dan ratusan mahasiswa FT UMSU. (*)

 

ARTIKEL TERKAIT