HIMMAH Medan Desak Ketua DPRD Medan Lantik Amiruddin

Ketua PC HIMMAH Medan Ilham Munthe menyampaikan orasinya di depan Kantor DPRD Medan.

 

KABARHUKUM-Medan | Ratusan masa Pimpinan Cabang Himpunan Mahasiswa Alwashliyah (HIMMAH) Kota Medan melaksanakan aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Medan. Saat itu bertepatan dengan acara halal bi halal yang diselenggarakan oleh DPRD Kota Medan.

Aksi masa meminta Ketua DPRD Kota Medan  Henry Jhon  agar menindak lanjuti hasil surat keputusan DPP Partai Demokrat Nomor : 78/SK/DPP.PD/II/2018 dan surat DPC Partai Demokrat Kota Medan Nomor 008/DPC.PD/MDN/III/2018 tentang Penggantian Antar Waktu (PAW)  Parlaungan Simangunsong ST  kepada Drs H Amiruddin.

Dalam orasi tersebut Ilham Munthe Mengatakan bahwa Ketua DPRD tidak mempunyai alasan lagi mengulur-ulur waktu, karena secara hukum dan admnistratif  Amiruddin menjalankan sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Henry Jhon selama ini terkesan berpihak kepada Parlaungan Simangunsong dan sengaja mengulur-ulur waktu dengan alasan masih dalam penanganan kasus perdata,” ujarnya Ilham.

Menurut Ilham, Parlaungan Simangunsong  berusaha hendak menggagalkan Penggantian Antar Waktu (PAW) dengan berkalaborasi bersama oknum pimpinan DPRD Kota Medan adapun bentuk perlawanan yang dilakukannya dengan melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Medan sesuai surat perdata Nomor 135/Pdt.G/2018/PN Medan Tanggal 08 Maret 2018. Dari itu Henry Jhon (Fraksi PDIP) selalu beralasan sedang adanya gugatan perlawanan hukum Parlaungan Simangunsong , sementara putusan Mahkamah Agung nomor 442K/Pdt.Sus-Parpol/2016 Tanggal 25 Juli 2016 Jo Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 663/Pdt/Sus-Parpol/2015/PN Medan Tanggal 1 Februari 2016 telah berkekuatan hukum dan sah (inkracht).

“Kami ingin ketua DPRD Kota Medan (Henry Jhon-red) yang menanggapi aspirasi kami !”  teriak Asril Sahbana Hasibuan selaku kordinator aksi.

Setelah sempat terjadi negosisasi, akhirnya aspirasi dan tuntutan HIMMAH Medan itu langsung ditanggapi oleh Burhanuddin yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Medan (Fraksi Partai Demokrat).

Ia mengapresiasi kepedulian Mahasiswa terhadap lembaga legislatif ini. “Sampaikanlah aspirasi itu dengan baik dan santun, persoalan PAW semua itu ada proses dan mekanisme yang harus kita lewati,” kata Burhanuddin.

Burhanuddin juga menegaskan, bahwa persoalan ini merupakan tanggung jawabnya secara kelembagaan partai karena dia ketua DPC Partai Demokrat Kota Medan. ‘Tentunya saya lebih mempunyai kepentingan dan harus memperjuangkan sesuai dengan SK yang dikeluarkan oleh DPP Partai Demokrat,” jelasnya.

Dalam kasus Penggantian Antar Waktu (PAW) Parlaungan Simangunsong  yang digantikan oleh Amiruddin (fraksi partai Demokrat) , Burhanuddin berjanji akan terus mengkawal kasus ini sampai tuntas dan dia mengucapkan terimakasih kepada teman-teman mahasiswa yang pro-aktif dalam memberikan kritikan, masukan, dan saran di institusi lembaga legislatif ini.

Kemudian Ilham Menegaskan kepada awak media bahwa HIMMAH Medan akan terus mengkawal kasus ini sampai tuntas, dan apa bila persoalan ini tidak diselesaikan kami akan terus datang dan melaporkan Ketua DPRD Kota Medan ke Badan Kehormatan Dewan DPRD Kota Medan. “Karena  Henry Jhon telah mencedrai institusi lembaga legislatif,”  pungkasnya. (*)

ARTIKEL TERKAIT