Richard Zouche

Richard Zouche

KABARHUKUM |Richard Zouche adalah seorang ahli hukum Inggris yang mendapatkan gelar Regius Profesor Hukum Perdata dari Oxford University pada tahun 1620 setelah menempuh pendidikan di Winchester. Selain menjadi seorang akademisi yang bergerak di bidang intelektual, Zouche juga menjabat menjadi seorang anggota parlemen House of Commons untuk Hythe di Kent atas dasar kepentingan sepupunya Edward La Zouche, Baron Zouche ke-11 di akhir pemerintahan Raja James, Inggris.

Pada tahun 1625, ia diangkat menjadi Kepala Utama St Alban hall ‘s, yang kemudian menjadi Chancellor dari keuskupan Oxford dan menjadi hakim High Court of Admiralty oleh Raja Charles I.[7] Di bidang akademis, Zouche menerus karya-karya Gentili tentang hukum internasional, karena keduanya berasal dari lembaga pendidikan yang sama, Oxford University.

Pada 1653, Zouche diangkat oleh Cromwell menjadi salah satu delegasi dalam penyebab kasus terkenal Don Pantaleon Sa, Duta Besar Portugal, yang pada November tahun tersebut, telah membunuh seorang pria di New Exchange dalam kebebasan dari Westminster , untuk itu ia kemudian dieksekusi. Richard Zouche mengeluarkan pendapatnya tentang hukum internasional pertama kali pada tahun 1650 dalam bukunya yang berjudul Iuris et Iudicii Fecialis. Karya Zouche dianggap sebagai manual pertama Positive Law of Nations, oleh karenanya ia dikenal sebagai positivis pertama hukum internasional, selain Pufendorf dan Bynkershoek. Pada abad ke 18 terdapat kecenderungan kalangan pakar hukum untuk menggunakan hukum internasional dibandingkan adat dan perjanjian. Pada saat ini, law of nations atau akal hanya dianggap sebagai sumber kedua. Ia menggeser istilah jus inter gentes atau law among nations (hukum antar bangsa), untuk kemudian memomulerkan istilah jus gentium atau law of nations (hukum bangsa-bangsa).

Penganut-penganut “positivis” berpendapat bahwa kaidah-kaidah hukum internasional pada analisis terakhir memiliki karakter yang sama dengan hukum nasional (yaitu hukum negara) “positif” sepanjang kaidah-kaidah hukum tersebut juga berasal dari kehendak negara. Mereka yakin bahwa hukum internasional secara logis dapat dikembalikan kepada suatu sistem kaidah yang untuk validitasnya akan bergantung hanya pada fakta bahwa negara-negara telah menyatakan persetujauannya.

Karya-karya Richard Zouche yang lain diantaranya Elementa jurisprudentiae (1629), Descriptio juris et judicii feudalis, secundum consuetudines Mediolani et Normanniae, pro introductione ad juris prudentiam Anglicanam (1634), Descriptio juris et judicii temporalis, secundum consuetudines feudales et Normannicas (1636), Descriptio juris et judicii ecclesiastici, secundum canones et consuetudines Anglicanas (1636), Descriptio iuris et iudicii militaris (1640), Juris et judicii fecialis sive juris inter gentes … explicatio (1650) , Solutio quaestionis veteris et novae, sive de legati delinquentis judice competente (1657) dan sebuah karya puisi dalam The Dove: or Passages of Cosmography yang diterbitkan pada tahun 1613. Pada 1 Maret 1660, Richard Zouche meninggal di apatemen Doctor’s Commons dan dikebumikan di Gereja Fulham di Middlesex, sebuah kabupaten kecil di Sungai Thames yang berdekatan dengan London , dekat makam putri sulung dan istrinya, William Powell. (*)