Kejatisu Tegaskan Tak Ada Tempat Bagi DPO di Sumut

KABARHUKUM – Medan | Para tersangka maupun terpidana yang buron atau telah ditetapkan berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), sepertinya bakal semakin resah dan gelisah. Pasalnya, Kejatisu melalui Tim Intelijen pimpinan Asisten Intelijen (Asintel) saat ini, Leo Simanjuntak terjun langsung melakukan penangkapan terhadap para DPO tersebut.

Dengan penegasan Tak Ada Tempat Bagi Para DPO Kejatisu di Sumut, Tim Intelijen Kejatisu membuktikannya dengan meringkus dua orang DPO dari kasus dan tempat berbeda di hari yang sama, Minggu (22/7/2018).

Kedua DPO tersebut yakni Dirut CV Aida Cahaya Lestari (ACL), Dodi Asmara tersangka dugaan korupsi pengadaan alat peraga senilai Rp 1,2 Milyar di Dinas Pendidikan Binjai Tahun Anggaran 2011. Lalu Direktur CV Karya Nusantara, Darmawan terpidana korupsi pada Kegiatan Pengadaan Sarana dan Alat Penangkap Ikan di Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Medan Tahun Anggaran 2014.

Dodi Asmara diringkus di Jalan Darussalam Medan disalah satu hotel dijalan tersebut, saat membawa mobil rental. Sedangkan Darmawan, ditangkap saat berada dirumah kontrakannya di Jalan Seroja Gang Lentera, Sei Sikambing B, Medan Sunggal, Kota Medan.

Kasi Penerangan Hukum Kejatisu, Sumanggar Siagian kepada wartawan menyampaikan bahwa dua penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Asintel Kejatisu, Leo Simanjuntak. Penangkapan tersebut, diakui Sumanggar setelah pihaknya mendapatkan informasi warga tentang keberadaan pelaku.

Pihak Kejatisu atas kinerjanya ini juga menegaskan agar para DPO segera menyerahkan diri karena seperti penegasan sebelumnya, Tak Ada Tempat Bagi DPO Kejatisu di Sumut.(Andang)

ARTIKEL TERKAIT