Mulai Besok, Anda Tak Bisa Lagi Lihat Gambar Porno di Google

ilustrasi

JAKARTA | Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kemenkominfo) mengumumkan rencana penyaringan gambar bermuatan pornografi dengan memanfaatkan fitur SafeSearch di mesin pencari Google. Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kemenkoninfo Semuel A. Pangerapan mengatakan penerapan kebijakan filtering pornografi baru tersebut akan mulai berlaku aktif pekan ini, tepatnya Jumat, 10 Agustus, atau besok.

Fitur SafeSearch di mesin pencari Google yang diakses dari Indonesia akan diaktifkan secara permanen. “Dengan metode ini gambar porno tak akan muncul di bagian image, meski diminta dengan kata kunci,” ujar Semuel pada Kamis (9/8).

Lantaran bersifat permanen, fitur SafeSearch ini tidak bisa dimatikan oleh pengguna di Indonesia. Selain Google, Semuel mengatakan pihak pemerintah akan menggandeng penyedia search engine lain, seperti Bing dari Microsoft untuk menerapkan mekanisme filtering serupa. “Kami sedang kembangkan metodenya. Nanti semua search engine akan diperlakukan sama,” kata Semuel.

Kemenkominfo sebelumnya sudah memblokir banyak situs bermuatan pornografi. Namun, cara tersebut rupanya masih kurang efektif membendung konten gambar porno yang bisa dengan mudah dicari lewat image search. Cukup dengan memasukkan kata kunci berbau pornografi maka aneka gambar porno terkait pun segera disodorkan ke depan mata pengguna. “Itulah yang ingin kami berantas. Banyak ibu-ibu melaporkan anaknya searching kata-kata jorok (porno), makanya kami pakai metode SafeSearch yang sudah kami riset selama setahun sebelumnya,” papar Semuel. (*)


sumber: kompas

ARTIKEL TERKAIT