Kemenpan RB: Kantor Imigrasi Klas I Khusus Medan Bisa Jadi Percontohan

KABARHUKUM-Medan | Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) mengunjungi kantor Imigrasi Klas I Khusus Medan, Senin (20/8/2018).

Kehadiran Kemenpan RB yang diwakili Muhammad Yusuf Ateh untuk meninjau dan sekaligus memberikan penilaian kepada Imigrasi Medan sebagai UPT di Indonesia menuju instansi berstatus Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Muhammad Yusuf Ateh mengatakan, berdasarkan tinjauan yang dilakukan di Kantor Imigrasi Klas Khusus I Medan bahwa, penilaian untuk menuju zona bebas korupsi dan birokrasi bersih melayani sudah sesuai dengan ciri dan persyaratan yang mereka tetapkan.

“Saya lihat ciri dan persyaratannya ke arah itu sudah memenuhi. Namun begitu nanti akan ada tim surveyor independent yang akan melakukan survei langsung terhadap masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, survei itu dilakukan untuk mengetahui tingkat kepuasaan masyarakat terhadap peningkatan pelayanan yang dilakukan oleh kantor Imigrasi Klas I Khusus Medan.Ia melihat  banyak perubahan dan menurutnya itu adalah sesuatu yang luar biasa, apalagi untuk daerah sebesar Kota Medan.

“Karena sejauh ini, kita telah ajukan lima UPT untuk menjadi kantor imigrasi percontohan. Dan melihat perubahan ini, kita meyakini Kantor Imigrasi Klas I Khusus Medan bisa menjadi percontohan,” sebutnya

Sementara itu Kakanwil Kemenkumham Sumut, Priyadi, mengatakan, pihak Kemenpan RB yang datang melakukan peninjauan dan penilaian sangat puas dengan perubahan dan peningkatan pelayanan yang terjadi di Kantor Imigrasi Klas I Khusus Medan.

“Menurut mereka bagus. Tapi, ini menjadi tanggungjawab kami di daerah agar bisa menjaga kantor imigrasi agar tetap berada pada trek yang kita harapkan,” katanya.

Ia  meyakini dengan berjalannya kantor imigrasi yang bebas pungli akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kalau ini baik, berarti masyarakat akan lebih baik. Masyarakat akan memperoleh nilai tambah dan tidak ada lagi korupsi. Kita inginnya begitu,” ujarnya.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut, Kepala Kanim Klas I Khusus Medan Fery Monang Sihite, Kajatisu Dr. Bambang Sugeng Rukmono, Kajari Medan, Dwiharto, dan sejumlah Kajari lainnya. Tampak juga hadir Kalapas Klas I Medan Budi Argap Situngkir, Karutan Klas I Medan Maju Amintas Siburian, dan sejumlah karutan lainnya. (*)

ARTIKEL TERKAIT