Gelorakan Semangat “Tadhiyah”, UMSU Kurban 46 Lembu di Idhul Adha 1439 H

Rektor UMSU Dr Agussani MAP menyerahkan bantuan hewan kurban kepada warga sekitar kampus di Lingkungan 3 Kelurahan Gelugur Darat II, Medan, Kamis (23/8/2018)

KABARHUKUM-Medan | Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) pada Hari Raya Idul Adha 1439 H kali ini menyembelih hewan kurban sebanyak 46 ekor lembu. Penyembelihan dilakukan di lima lokasi, 36 ekor di internal kampus dan 10 ekor  diserahkan kepada warga sekitar kampus.

Rektor UMSU Dr Agussani MAP dalam sambutannya saat menyerahkan hewan kurban kepada masyarakat sekitar kampus di Lingkungan 3 Kelurahan Glugur Darat II mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan UMSU setiap tahun sebagai implementasi dari gelora semangat at-tadhiyah (pengorbanan-red) dan perwujudan dari keshalehan sosial di Hari Raya Idul Adha 1439 H.

“Alhamdulillah, pada tahun ini kita menyembelih hewan kurban sebanyak 46 ekor lembu. Semoga dengan program ini jalinan ukhuwah antara civitas akademika UMSU dengan warga masyarakat kampus akan lebih erat lagi pada masa yang akan datang, “ ujarnya, Kamis (23/8/2018).

Rektor juga mengungkapkan,  kurban kali ini juga atas kepedulian dari mitra UMSU yang telah menyumbangkan beberapa hewan kurban ke UMSU seperti Bank Syariah Mandiri, Bank Muammalat dan juga Telkomsel.

Sementara itu, Sekretaris Lurah Glugur Darat II Edi Syaputra menyampaikan apresiasi kepada UMSU yang rutin mengadakan kurban setiap tahunnya.

“Kami sangat bangga dengan keberadaan UMSU sebagai destinasi edukasi di daerah kami. Dan kami juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh warga yang turut berpartisipasi membesarkan UMSU selama ini,” kata Edi.

Hadir dalam acara ini WR I Dr Muhammad Arifin Gultom SH MHum, WR II Akrim SpdI MPd, WR III Dr Rudianto Msi, Sekretaris Universitas Gunawan Spdi MTh dan sejumlah jajaran kepala lembaga di lingkungan UMSU.

Sapi kurban yang akan disembelih sebelumnya dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Peternakan dan Kelautan (Diskanla) Kota Medan. Bahkan, setelah disembelih, hati hewan kurban kembali diperiksa secara klinis untuk kelayakan konsumsi.(*)

ARTIKEL TERKAIT