Kejari DS Koordinasi Intelijen Kejatisu Tabur Terpidana Korupsi PLN Galang

KABARHUKUM – Medan | Tim Intelijen Kejari Deli Serdang (DS) dan Pidsus DS berkoordinasi dengan Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), melakukan aksi Tangkap Buronan (Tabur) 31.1 dengan meringkus Syamsir, terpidana korupsi pembebasan dan penjualan lahan Gardu Induk (GI) PLN Ranting Galang.

Syamsir merupakan mantan Kepala Desa Petangguhan, Kecamatan Galang, yang diringkus saat pulang ke rumahnya di Desa Sialang, Kecamatan Galang, Deli Serdang, Kamis (30/08/2018).




Kasi Penkum Kejatisu, Sumanggar Siagian dalam keterangan persnya membenarkan adanya penangkapan terhadap Syamsir yang sempat buron selama empat tahun tersebut.

“Bahwa Tim Intel Kejari Deli Serdang bersama Pidsus Kejari Deliserdang, mendapat kabar keberadaan terpidana langsung berkordinasi dengan Asintel Kejati Sumut, Leo Simanjuntak. Setelah melakukan penelusuran operasi penangkapan dipimpin Kasi Intel Kejari Deli Serdang, Iqbal dan Kasi Pidsus Kejari Deli Serdang, Fajar Syahputra Lubis dibackup Intel Kejatisu langsung melakukan penangkapan,” ungkap Sumanggar.

Lanjut Sumanggar, saat dilakukan penangkapan terpidana sangat kooperatif dan pihak keluarga memahami maksud dan tujuan eksekusi untuk menjalani hukuman yang telah ditetapkan.

Sumanggar menerangkan dalam kasus ini Syamsir berdasarkan putusan Mahkamah Agung telah menjatuhkan hukuman selama lima tahun penjara dan mewajibkan membayar denda Rp 200 juta subsidair 6 bulan kurungan, membayar uang pengganti sebesar Rp.15.000.000,- Subsidair 1 bulan kurungan penjara.

Lebih lanjut Sumanggar mengatakan ini merupakan DPO ke-23, yang berhasil ditangkap Intel Kejatisu. “Karena tak ada tempat bersembunyi bagi para buronan dimana pun dia berada,”ucapnya.

Setelah berhasil diringkus dan menjalani pemeriksaan kesehatan maka selanjutnya dibawa ke Lapas Klass II B, Lubuk Pakam.(*)

ARTIKEL TERKAIT