64 Hakim MA Laporkan Jubir KY Farid Wajdi

FIPP Minta Upaya Kriminalisasi Terhadap KY Dihentikan

KABARHUKUM-Jakarta | Forum Intelektual Peduli Peradilan (FIPP) menyayangkan langkah hukum yang telah diambil oleh Mahkamah Agung (MA) yang telah melaporkan Anggota Komisi Yudisial (KY)Farid Wajdi ke Polda Metro Jaya terkait pernyataannya selaku juru bicara KY RI.

“Nyata-nyata hal itu justru menunjukkan ketidaksiapan Mahkamah Agung untuk berbenah guna mewujudkan peradilan bersih, berintegritas dan profesional,” ujar Ketua FIPP Jhon Elly Tumanggor SH didampingi Sekretaris Iwan Syahrizl SH MH, Rabu (10/10/2018).

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa melaporkan pidana Anggota Komisioner KY ini lebih terkesan sebagai bentuk kriminalisasi. Karena menurutnya, seharusnya MA menyikapi temuan KY dengan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kegiatan-kegiatan yang berpotensi mengganggu proses peradilan.

Karena itu, Jhon meminta KY untuk menolak segala bentuk upaya pelemahan, apalagi upaya kriminalisasi terhadap lembaganya selaku pemegang amanat konstitusi dan tetap melaksanakan tugas dan fungsinya selaku Pengawas Eksternal Para Hakim serta menindaklanjutitemuannya kepada instansi atau lembaga terkait.

Kemudian, FIPP juga mendesak Kepala Kepolisian republik Indonesia untuk segera menolak atau menghentikan laporan polisi tersebut. “Karena sesungguhnya pernyataan yang dilaporkan tersebut berkaitan dengan Tugas, Fungsi dan Kewenangan KY yang dijalankan oleh Juru Bicara KY, dalam hal ini adalah Terlapor saudara Farid Wajdi,” tegasnya.

Selain itu FIPP juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menindaklanjuti dan menelusuri data, dokumen, dan temuan yang disampaikan oleh Juru Bicara KY tentang adanya temuan ‘kemewahan’ yang ditunjukkan oleh Penyelenggara Persatuan Tenis Warga pengadilan (PTWP), serta iuran legal dalam pelaksanaan even sebagai upaya menciptakan peradilan bersih, berintegritas, akuntabel dan profesional.

Terakhir FIPP meminta para aktivis Anti Korupsi dan Pemerhati Peradilan untuk memiliki perhatian khusus dalam rangka memberikan dukungan, pendapat dan langkah-langkah untuk menolak segala tindakan semena-mena atau upaya kriminalisasi terhadap KY.

“Intinya kami meminta supaya upaya kriminalisasi terhadap KY tersebut segera dihentikan,” pungkas Jhon.

Diketahui, sebanyak 64 hakim Mahkamah Agung (MA) melaporaka Jurubicara KY Farid Wajdi ke  Polda Metro Jaya, Senin (17/9/2018) atas dugaan pencemaran nama baik. Para hakim MA tersebut keberatan atas pernyataan Farid yang diberitakan Harian Kompas pada 12 September 2018. (*)

ARTIKEL TERKAIT