Kapolri: Tindak Tegas Pelanggar Lalu Lintas yang Berakibat Fatal !

Menhub Ignasius Jonan (tengah) berbincang dengan Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko (kanan) dan Plt Kapolri Komjen Pol Badrodin Haiti (kiri) sebelum mengikuti sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (19/1). Sidang kabinet tersebut membahas RAPBNP Tahun 2015. ANTARA FOTO/Andika Wahyu/ama/15.

KABARHUKUM-Jakarta | Meskipun memberikan kelonggaran, Polri tetap tegas melakukan penegakan hukum terhadap pelanggar lalu lintas saat arus mudik Ramadan dan Idulfitri 2014.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, pelanggaran lalu lintas itu ada yang membahayakan, ada yang tidak.

“Oleh karena itu, pelanggaran-pelanggaran berat yang berakibat fatal tetap harus kami lakukan penindakan. Yang ringan ya bisa kami tegur,” kata Haiti, kemarin (3/7).

Dicontohkan, beberapa waktu yang lalu ada mobil pikap yang dinaiki sampai 31 orang, kemudian terjadi kecelakaan yang berakibat banyak korban meninggal dunia yang banyak.

“Siapa yang disalahkan di Probolinggo? Kan polisi!” katanya.

Karenanya, dalam Operasi Ketupat nanti pelanggaran lalu lintas yang sifatnya berat, menimbulkan satu kecelakaan yang fatal tetap harus ditindak.

“Sudah ada instruksinya. Ini kan operasinya operasi pelayanan,” ujarnya.

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda