Diduga Pelaku Orang Dalam, Sepeda Motor Pegawai Nelayan Raib di Centre Point Medan

centre point KABARHUKUM-Medan | Rhony Sembiring (30) warga Jalan Pintu Air IV, Padang Bulan, menyambangi Polsekta Medan Timur. Pasalnya, kereta Yamaha Mio BK 6228 AAQ yang terparkir di Lantai LG Gedung Mall Center Point menghilang, Minggu (5/7/2015) Petang. Menurut informasi yang didapat, korban yang merupakan karyawan Restaurant Nelayan di Gedung Mall Center Point Lantai 1, setiap hari memarkirkan keretanya di Lantai LG.

Menurut Rhony, mengatakan bahwa pada hari Rabu (1/7/2015) lalu, seperti biasa dirinya masuk kerja pada jam 11.00 wib, dan langsung memarkirkan keretanya di Lantai LG. Lalu, saat hendak pulang kerja, sekitar jam 23.30 wib, ia terkejut tidak melihat lagi kendaraannya di parkiran. “Setiap hari aku datang kerja jam 11 siang, pulangnya jam setengah 12 malam, nah pas siap bekerja dan mau ngambil kereta, ternyata keretaku udah gak ada lagi,” ungkapnya.

Rhony mengatakan, dirinya mencari di tempat-tempat lain, mungkin dirinya salah letak atau ada yang memindahkan keretanya, namun keretanya tidak ditemukan juga. “Kucari di tempat lain mana tahu aku salah letak atau ada yang memindahkan keretaku, 1 jam kucari gak ada dapat juga,” jelasnya.

Menurutnya, ia sempat menanyakan kepada petugas parkir, namun orang tersebut tidak mengetahui apa-apa. “Kutanya sama petugas parkir, gak tahu pula dia,” ujarnya.

Rhony mengatakan, dirinya sangat heran kenapa keretanya bisa raib dari parkiran, padahal jika ingin keluar dari parkiran Gedung Mall Center Point, wajib menunjukkan karcis yang didapat saat memasuki parkiran, sementara karcis parkir masih dipegangnya. “Heran kali pun aku, bisa pula hilang keretaku di parkiran, padahal kalau mau keluar wajib tunjukkan karcis, sementara karcisnya masih ada samaku,” ungkapnya.

Menurutnya, jika pengendara tidak dapat menunjukkan karcis, wajib menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan membayar denda sebesar Rp.10.000. “Kalau gak ada karcisnya atau hilang karcisnya ya wajib tunjukkan STNK dan bayar denda kalau mau keluar dari parkiran, sementara STNK juga samaku,” jelasnya.

Ketika disinggung mengapa lama membuat laporan kepada pihak kepolisan, Rhony mengatakan, dirinya masih memberikan toleransi terhadap Kepala Parkiran di Gedung Mall Center Point tersebut. “Kemarin itu aku masih kasih toleransi, udah 3 kali ku jumpain Kepala Parkirannya tapi tanggapannya biasa aja, makanya aku baru lapor hari ini,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut Dirut PT ACK, Marlon Purba, saat dihubungi wartawan, mengatakan akan memanggil kedua pihak agar dapat segera diselesaikan. “Nanti akan saya jumpakan mereka, ini tanggung jawab Kepala Parkiran, dia wajib mengganti kereta si korban,” ungkapnya saat dikonfirmasi wartawan. (*)

————
Laporan: Adek Siahaan

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda