Sempat Cakar Polantas, PNS Dinas Pertamanan Medan Ketangkap Bawa Sabu

OKNUM PNS Dinas Pertamanan Medan yang tertangkap Polantas saat membawa narkoba jenis sabu, Senin (6/7/2015). (Foto: Adek Siahaan)
OKNUM PNS Dinas Pertamanan Medan yang tertangkap Polantas saat membawa narkoba jenis sabu, Senin (6/7/2015). (Foto: Adek Siahaan)

KABARHUKUM-Medan | Para pengendara yang melintas di persimpangan Jalan Sudirman-Imam Bonjol, mendadak heboh, Senin (6/7/2015) siang sekira pukul 12.30 WIB. Pasalnya, empat personel Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polresta Medan bergumul dengan seorang pegawai negeri sipil (PNS) Dinas Pertamanan Medan, Nasip Karokaro (44). Spontan, peristiwa itu menjadi tontonan para pengguna jalan yang melintas. Bahkan, sebagian pengendara sempat memberhentikan kendaraannya.

Informasi yang dihimpun di kepolisian menyebutkan, aksi tersebut terjadi karena warga Jalan Bunga Rampai Lingkungan III, Kelurahan Simalingkar, Medan Tuntungan ini mencoba kabur dari petugas yang menghentikan sepeda motor Honda Beat BK 5598 AFL yang dikendarainya. Sebab, Nasip menerobos lampu merah dipersimpangan jalan tersebut. Alhasil, Nasip pun diberhentikan seorang Polantas bernama Tomi Hutabarat.

Namun, bukannya menunjukkan kelengkapan surat kendaraannya, Nasip malah kabur ke Jalan Suprapto dan meninggalkan sepeda motornya. Bahkan, nasib terlihat membuang bungkusan rokok yang belakangan diketahui berisi narkoba jenis sabu. Dia kami berhentikan karena menerobos lampu merah. Pas (sewaktu) berhenti dia langsung lari membuang bungkusan ke dalam parit pinggir jalan itu,” kata Aiptu M Sihotang ketika diwawancarai di lokasi.

Petugas yang curiga lalu mengejarnya. Tepat di persimpangan Jalan Multatuli, Nasip ditangkap petugas lainnya yang kebetulan sedang mengatur lalu lintas di persimpangan jalan itu.

Saat ditangkap, Nasip terus meronta-ronta dan bahkan sempat mencakar seorang petugas. Beruntung, dua Polantas lainnya yang mendapat kabar tiba di lokasi. PNS Dinas Pertamanan ini pun tak berkutik dan kemudian digiring keempat petugas tersebut ke taman persimpangan Jalan Sudirman-Suprapto untuk diamankan. Selanjutnya nasib diboyong ke Markas Reserse Narkoba Polresta Medan dengan tangan diborgol.

“Dia melawan, tadi satu orang anggota sampai dicakarnya,” sebut M Sihotang.

Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas) Polresta Medan, Kompol M Hasan mengatakan, dari oknum PNS tersebut disita satu paket sabu siap pakai yang  sebelumnya sempat dibuang oleh pelaku. Hasil keterangan, sabu-sabu itu dibelinya seharga Rp 1 juta dari seseorang di kawasan Kampung Kubur.

“Tersangka sudah kita serahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polresta Medan beserta barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata Hasan.

Ia menambahkan, ditangkapnya pengendara sepeda motor yang kedapatan membawa narkoba bukan kali pertamanya. Sebelumnya pernah juga ditangkap pengendara atas nama Yudi yang membawa ganja kering dipersimpangan  Palang Merah Indonesia (PMI), Sabtu (4/7/2015) petang.

Sementara itu, tersangka Nasib yang sempat diwawancarai mengaku, membeli sabu-sabu itu hanya untuk digunakan sendiri. Dia beralasan agar badan lebih fit ketika bekerja. “Supaya enggak cepat capek aja, kan kerjaan saya menggali kuburan,” akunya.‎ (*)

 

———
Laporan: Adek Siahaan

 

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda