Kopral dari Yonkav 6/Serbu Gagalkan Pengiriman 765 Bal Ganja dari Aceh ke Solo

KABARHUKUM-Medan | Prajurit Batalyon Kavaleri (Yonkav) 6/Serbu menggagalkan pengiriman 765 bal ganja dari Aceh menuju Solo, Jawa Tengah, Jumat (10/7/2015) siang. Ganja dengan berat sekitar 1 ton itu langsung diamankan.

Pengamanan bal ganja oleh aparat.
Pengamanan bal ganja oleh aparat.

Ratusan bal ganja itu, ditemukan di dalam truk Mitsubishi Colt Diesel BK 9353 TA milik pengangkutan Praka di gudang mereka yang berada di Jalan Swadaya, Pinang Baris, Medan.

Dari hasil pantauan kabarhukum.com, terbongkarnya pengiriman ganja ini setelah personil Yonkav-6/Serbu menerima informasi adanya benda mencurigakan di dalam truk yang datang dari Banda Aceh itu.

“Sekitar pukul 11.00 WIB, anggota kami atas nama Kopka Ihsanuddin (48) mendapat informasi dari pihak ekspedisi mengenai adanya barang yang mencurigakan di truk,” kata Danyon-6/Serbu, Mayor Kav Eryzal Satria.

Ihsanuddin yang pertama kali mendapat informasi tersebut, langsung menuju gudang pengangkutan guna membuktikan kebenaran info sebelumnya. Sesampai di lokasi, Ihsan melihat bungkusan yang mencurigakan yang diduga sudah sempat keluar dari dalam truk.

“Kemungkinan sempat coba diambil bajing loncat. Setelah dibuka isinya ternyata ganja,” jelas Eryzal.

Di dalam kotak bertuliskan “Batu Akik”, Ihsan membuka kotak dan bagian atasnya ditemukan bongkahan semen keras dan keramik. Sementara di bagian dalam ditemukan ganja yang terbungkus karung.

Kemudian, supir beserta rekannya diamankan. Keduanya mengaku tidak tahu menahu isi kotak yang diangkutnya. “Informasinya, truk ini dari Banda Aceh membawa barang pindahan menuju Solo. Transit di Medan untuk memindahkan muatan ke truk yang akan membawanya ke Solo,” sambung Eryzal.

Lalu, supir dan rekannya beserta seluruh barang bukti dibawa menuju Detasemen Intelijen Kodam I Bukit Barisan. Atas temuan itu, pihak Kodam juga melakukan kerja sama dengan pihak kepolisian guna memburu pengirim dan penerima narkotika itu.

Sementara, Kopka Ihsanuddin dipastikan mendapatkan apresiasi. “Itu ‘kan salah satu tindakan yang membanggakan satuan, nanti akan kami akan usulkan. Kalau temuan besar ini, bisa KPLB (kenaikan pangkat luar biasa) juga,” pungkas Eryzal. (*)

———————–
Laporan: Dhabit Barkah Siregar

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda