Polisi Klaim Kaburnya Tahanan Lapas Tanjunggusta Dibantu Kerabat

KABARHUKUM-Medan | Kaburnya seorang tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Gusta, Sulaiman Daud (19) belum lama ini, yang merupakan terdakwa kasus narkoba, ternyata tak terlepas dari bantuan kerabatnya. Bahkan, disebut-sebut dua orang rekannya yang membantu pelarian Sulaiman dimingi-imingi pekerjaan oleh orang terdekat tersebut.

tj gustaDemikian dikatakan Kepala Unit (Kanit) Vice Control (VC)/ Judisila Satuan Reskrim Polresta Medan, AKP T Fathir Mustafa, Jumat (10/7/2015) siang saat ditemui di Mapolresta Medan. Fathir menuturkan, dua rekan terdakwa itu sudah merencanakan dengan orang terdekat. “Hasil pemeriksaan sementara terhadap rekan tersangka yang berhasil ditangkap, mengaku diiming-imingi oleh orang terdekat mendapat pekerjaan jika berhasil. Untuk jenis pekerjaannya, rekan terdakwa tersebut mengaku tidak diberitahu,” jelas Fathir.

Sebelumnya, sambung Fathir, satu dari dua rekan terdakwa yang membantu pelarian Sulaiman telah ditangkap. “Rekannya berinisial MAA yang ditangkap sesaat terdakwa berhasil kabur. Saat ini sedang kita tangani proses hukumnya,” sebut Fathir.

Menurutnya, mereka sudah merencanakan pelarian terdakwa 3 hari sebelum beraksi di salah satu penginapan di Medan.

“Kita masih melakukan pengejaran terhadap terdakwa Sulaiman dan seorang rekannya lagi,” pungkasnya.

Disinggung kemana pelarian terdakwa dan rekannya, Fathir enggan menyebutkan lantaran dikhawatirkan keduanya semakin jauh.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Medan, Kompol Aldi Subartono menambahkan, dalam mengejar keduanya, pihaknya telah membentuk tim guna membantu penangkapan terdakwa yang terjerat kasus penyeludupan ganja 345 kg ini.

“Sudah bentuk satu tim dari Reserse. Sampai saat ini anggota masih di lapangan berupaya melakukan pengejaran,” ujar Aldi.

Diberitakan sebelumnya, seorang tahanan Lapas Anak Tanjunggusta, Sulaiman Daud (19) melarikan diri, Selasa (8/7) Petang. Sulaiman kabur dan dijemput dua orang rekannya yang mengendarai sepeda motor usai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Sesaat baru turun dari mobil tahanan di Lapas Tanjung Gusta, tiba-tiba remaja asal Uning Nangka Desa Pangur, Kecamatan Dabun Gelang, Gayo Luwes ini langsung lari dan naik ke atas sepeda motor rekannya yang sudah menunggu tak jauh dari Lapas. (*)

 

———————-

Laporan: Adek Siahaan

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda