Gatot Bakal Diperiksa KPK?

KABARHUKUM-Jakarta | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Dirjen Imigrasi melakukan pencegahan ke luar negeri atas nama Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan pengacara OC Kaligis.

Gatot Pujo Nugrohp dan T Erry Nuriadi
Gatot Pujo Nugrohp dan T Erry Nuriadi

Pimpinan sementara KPK, Indriyanto Seno Adji, mengatakan, permintaan pencegahan dilakukan terkait penyidikan kasus dugaan suap terhadap para hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan. “Memang ada pencegahan untuk sekitar enam orang terkait kasus terkait OTT (operasi tangkap tangan) hakim TUN Medan,” kata Indriyanto, Senin (13/7). “Setahu saya ada dua nama (Gatot dan OC Kaligis).”

Indriyanto mengatakan, KPK juga melakukan pencegahan kepada istri Gatot bernama Evy. Namun, ia mengaku tidak mengingat persis siapa tiga orang lainnya yang dicegah. Indriyanto mengatakan, pencegahan dilakukan agar mereka tidak berada di luar negeri jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk memberikan keterangan. “Kami memerlukan pendalaman keterkaitan antara lawyer atas dari pemberi kuasa dan penerima kuasa,” kata dia.

Menurut Indriyanto, tidak mungkin M Yagari Bhastara Guntur alias Gerry yang ikut ditangkap bersama hakim PTUN bermain sendirian dalam kasus ini. Gerry merupakan pengacara dari kantor hukum milik OC Kaligis.

Ia menduga ada pihak lain yang memberi kuasa kepada Gerry untuk melakukan hal yang diduga sebagai tindak pidana tersebut. “Menurut logika dan fakta sementara, agak tidak mungkin seorang Gerry memiliki uang suap tersebut,” kata Indriyanto.

Indriyanto menambahkan, KPK telah mengirimkan surat permohonan cegah pada Jumat (10/7/2015). Namun, pihak Imigrasi hingga saat ini belum dapat dikonfirmasi apakah telah menerima surat itu atau belum.

Diketahui, Gatot dan OC Kaligis bakal diperiksa terkait suap kasus Bantuan Sosial (Bansos) dan Bantuan Daerah Bawahan (BDB), Medan, Sumut tahun anggaran 2012 dan 2013. “Yang bersangkutan (Gatot dan OC Kaligis) diperiksa untuk tersangka MYB,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi, Senin (13/7).

MYB atau M Yagari Bhastara alias Gerry merupakan pengacara yang ikut diciduk petugas KPK saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) beberapa waktu lalu. Gerry yang juga anak buah OC Kaligis resmi ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga hakim PTUN dan satu panitera PTUN.

Priharsa tak menjelaskan secara detail pemeriksaan Gatot dan Kaligis terkait apa. Namun dia menjelaskan pemeriksaan saksi-saksi untuk melengkapi berkas pemeriksaan. “Yang jelas pemeriksaan untuk kepentingan penyidikan,” ujarnya. (*)

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda